PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta menerima kunjungan kerja anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam rangka membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Pulang Pisau, Rabu, 21 Oktober 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menyampaikan sejumlah masukan terkait kebutuhan sarana dan prasarana pendukung untuk mengantisipasi terulangnya kebakaran hutan dan lahan.

Ahmad Jayadikarta menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, perhatian dan dukungan DPRD Provinsi Kalteng sangat dibutuhkan, terutama dalam memperkuat kesiapan daerah menghadapi ancaman karhutla pada masa mendatang.

"Hari ini kita kedatangan Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah untuk membahas karhutla yang terjadi di Kabupaten Pulang Pisau. Tentu ini sangat baik bagi kita," katanya.

Ia mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut pihaknya bersama Dinas PUPR turut menyampaikan usulan terkait kebutuhan peralatan yang dapat menunjang upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran hutan dan lahan.

"Kita menyarankan agar ke depan ada peralatan yang bisa digunakan untuk mengantisipasi apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan lagi. Mudah-mudahan mendapat dukungan dari Komisi II," ujar Jayadikarta. 

Jayadikarta mengaku bersyukur karena usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau mendapat respons positif dari jajaran Komisi II, khususnya ketua komisi yang hadir dalam kunjungan tersebut.

"Kita berterima kasih kepada Komisi II yang sudah berkunjung dan membahas persoalan karhutla ini. Alhamdulillah, apa yang menjadi usulan kita juga disambut baik," tuturnya.

Selain membahas kebutuhan sarana penanganan karhutla, Jayadikarta turut menanggapi aksi demonstrasi mahasiswa yang sebelumnya menyoroti penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, terdapat kesalahpahaman terkait upaya yang telah dilakukan pemerintah dan DPRD provinsi dalam merespons bencana tersebut.

"Kita melihat kemarin banyak mahasiswa yang melakukan demonstrasi. Sebenarnya ada salah penafsiran, karena DPRD dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sudah bertindak cepat untuk mengatasi karhutla, terutama di Kabupaten Pulang Pisau," tegasnya.

Ia berharap kunjungan kerja tersebut dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan peralatan serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla ke depan. (RETHA/y)