JAKARTA –

BORNEONEWS, Tasikmalaya - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan Presiden Prabowo Subianto sangat berkomitmen memperkuat pertahanan negara selama dua tahun menjabat sebagai presiden.

Hal tersebut diungkapkan Sjafrie dalam akun instagram resminya @sjafrie.sjamsoeddin, Rabu 21 Oktober 2026.

"Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pertahanan bersama TNI terus melaksanakan berbagai langkah strategis untuk membangun kekuatan pertahanan nasional yang tangguh, modern, serta berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara," kata Sjafrie.

Menurut Sjafrie, langkah itu sangat perlu dilakukan karena Indonesia harus kuat dalam mengantisipasi dampak konflik global yang saat ini sedang berkecamuk di beberapa wilayah.

Dia melanjutkan, beberapa langkah penguatan pertahanan selama dua tahun terakhir telah dilakukan mulai dari pembelian alat utama sistem senjata (alutsista) canggih, penguatan postur organisasi TNI hingga pembangunan yonif teritorial pembangunan (YTP) sebagai motor penguat teritorial di beberapa daerah.

"Lalu ada pengembangan industri pertahanan dalam negeri, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan kerja sama pertahanan internasional menjadi bagian dari kerja nyata dalam mewujudkan pertahanan negara yang kuat dan mandiri," jelas Sjafrie.

Sjafrie pun yakin ke depan sistem pertahanan negara akan semakin kuat di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dia berharap sistem pertahanan yang telah dibangun hingga saat ini mampu untuk melindungi masyarakat serta menjaga kedaulatan negara.

ANTARA