JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Kementerian Kesehatan menyiapkan 295 rumah oksigen di Kalimantan Tengah sebagai bagian dari penanganan dampak kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan.

Rumah oksigen tersebut ditempatkan di puskesmas, rumah sakit, dan sejumlah lokasi lainnya untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan secara nasional pemerintah telah menyiapkan 477 rumah oksigen di wilayah terdampak karhutla.

Dari jumlah tersebut, Kalteng menjadi provinsi dengan jumlah rumah oksigen terbanyak, yakni 295 titik.

Kemenkes juga memperkuat kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dengan melibatkan 1.691 puskesmas dan 360 rumah sakit.

Layanan kesehatan gratis disediakan untuk penyakit yang berkaitan dengan dampak karhutla, seperti infeksi saluran pernapasan akut dan diare.

Kemenkes turut mendistribusikan 578.878 obat-obatan, termasuk obat batuk, diare, antibiotik, vitamin, serta berbagai logistik kesehatan.

“Sudah terkirim sekitar 3,7 juta masker N95 dan masker bedah, dari rencana 500 ribu per provinsi, oxygen concentrator, APD, dan lainnya,” kata Aji, dikutip Kamis, 22 Oktober 2026.

Lebih dari 2.600 tenaga kesehatan yang terdiri atas dokter, perawat, epidemiolog, dan tenaga lainnya juga dimobilisasi untuk mendukung penanganan dampak kesehatan karhutla.

Selain itu, Kemenkes melakukan pemantauan penyakit, kualitas udara dan Indeks Standar Pencemar Udara, serta menyediakan dashboard untuk mengetahui kondisi udara dan lokasi rumah oksigen terdekat.

Data Kemenkes menunjukkan di tujuh provinsi dan 65 kabupaten/kota terdampak karhutla terdapat 314.124 kasus kumulatif ISPA.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 70.890 kasus terjadi pada kelompok usia 0–5 tahun. Pada 20 Oktober 2026 saja tercatat 3.269 kasus ISPA.

Kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia juga mendapat perhatian melalui layanan posyandu yang menjangkau rumah-rumah bersama pemerintah daerah, LSM, dan tenaga kesehatan setempat.

SUMBER: ANTARA