KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Bupati Kapuas, M. Wiyatno meminta dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk Kabupaten Kapuas diberikan secara lebih proporsional, terutama untuk pembangunan infrastruktur jalan, pengembangan sektor pertanian, dan peningkatan pelayanan kesehatan.

Permintaan tersebut disampaikan Wiyatno saat menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas, Rabu, 21 Oktober 2026. Pertemuan itu turut dihadiri Wakil Bupati Kapuas Dodo dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Wiyatno menilai dukungan anggaran provinsi diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di Kabupaten Kapuas. Ia berharap alokasi anggaran dapat mempertimbangkan kebutuhan daerah, termasuk pembangunan infrastruktur yang menunjang aktivitas masyarakat dan pengembangan sektor produktif.

“Harapan kami, dukungan APBD Provinsi Kalimantan Tengah untuk Kabupaten Kapuas dapat lebih proporsional, sehingga kebutuhan pembangunan, khususnya infrastruktur jalan dan sektor pertanian, dapat didukung secara optimal,” kata Wiyatno.

Selain jalan dan pertanian, peningkatan pelayanan kesehatan juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Wiyatno turut menyoroti perlunya pemerataan pembangunan di wilayah pedalaman dan pesisir yang memiliki kebutuhan infrastruktur serta pelayanan publik.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Muhajirin, mengatakan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) perlu didukung melalui koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Sejumlah potensi penerimaan yang dibahas meliputi pajak kendaraan bermotor, pajak air permukaan, pajak alat berat, serta penerimaan dari perusahaan besar.

“Terkait apa yang disampaikan Bupati Kapuas, tentu akan kami catat dan koordinasikan dengan komisi-komisi terkait sesuai bidangnya,” ujar Muhajirin.

Ia juga menekankan perlunya kerja sama antarpemerintah daerah untuk mengoptimalkan penerimaan pajak. Namun, peningkatan PAD tersebut menjadi salah satu agenda pembahasan yang berbeda dari permintaan Kabupaten Kapuas terkait dukungan anggaran pembangunan.

Pertemuan itu turut membahas penataan aset Bank Kalteng untuk mendukung pengembangan rumah sakit di Kabupaten Kapuas. Pembahasan mencakup rencana pembangunan kantor baru Bank Kalteng serta kemungkinan pemanfaatan bangunan lama untuk menunjang pelayanan kesehatan dan kebutuhan tempat tinggal dokter spesialis.

Meski demikian, belum ada rincian mengenai besaran tambahan anggaran provinsi yang diharapkan Kabupaten Kapuas maupun kepastian tindak lanjut atas usulan tersebut. Dukungan anggaran yang proporsional diharapkan dapat membantu menjawab kebutuhan pembangunan jalan, pertanian, dan pelayanan kesehatan, termasuk di wilayah pedalaman dan pesisir. (SABRIANOOR/H)