SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - RSUD dr Murjani Sampit terus mematangkan persiapan menghadapi survei akreditasi yang dijadwalkan berlangsung pada Januari 2027. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar survei simulasi untuk mengevaluasi kesiapan rumah sakit, mulai dari kelengkapan dokumen hingga penerapan standar pelayanan di lapangan.
‎
‎Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr. Yulia Nofiany, mengatakan survei simulasi tersebut menjadi kesempatan bagi pihak rumah sakit untuk mengidentifikasi berbagai kekurangan yang perlu segera dibenahi sebelum menghadapi survei akreditasi sesungguhnya.
‎
‎“Alhamdulillah berjalan lancar. Teman-teman mendapatkan gambaran mengenai bagian mana saja yang masih kurang, baik dari sisi layanan maupun regulasi yang perlu diperbarui dan menjadi perhatian,” ujarnya, Senin, 26 Oktober 2026.
‎
‎Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (22 Oktober 2026) tersebut masih bersifat simulasi sehingga belum menghasilkan penilaian akhir akreditasi. Namun, masukan dari para surveyor menjadi bekal penting bagi rumah sakit untuk meningkatkan kesiapan menghadapi proses penilaian pada Januari mendatang.

‎Dalam pelaksanaannya, surveyor tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen dan regulasi yang dimiliki rumah sakit. Pemeriksaan juga mencakup standar operasional prosedur (SOP), panduan pelayanan, serta penelusuran langsung ke lapangan.
‎
‎Penelusuran tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara prosedur tertulis dengan praktik pelayanan yang dijalankan oleh petugas di masing-masing unit.
‎
‎“Selain masalah regulasi dan dokumen-dokumen, SOP serta panduan-panduan, mereka juga melakukan telusur lapangan. Apakah yang kami tulis dalam SOP itu sudah benar-benar dilakukan di ranah pelayanan fungsional atau belum,” jelasnya.
‎
‎Yulia menambahkan, hasil evaluasi, saran, serta koreksi dari surveyor akan menjadi bahan perbaikan bagi seluruh jajaran rumah sakit. Setiap kekurangan yang ditemukan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti agar tidak menjadi kendala saat survei akreditasi berlangsung.
‎
‎Melalui simulasi tersebut, RSUD dr Murjani Sampit berupaya memastikan kesiapan dokumen, regulasi, dan pelaksanaan pelayanan berjalan selaras dengan standar yang ditetapkan.
‎
‎Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, pihak rumah sakit berharap seluruh catatan hasil simulasi dapat ditindaklanjuti secara optimal sehingga pelaksanaan survei akreditasi pada Januari 2027 dapat dihadapi dengan lebih siap. (DEVI/y)
‎