BORNEONEWS, Kuala Kurun - Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas) Rony Karlos menyatakan, pembentukan tim pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Gumas, masih terkendala anggaran. Pasalnya, pada APBD murni 2017 tidak dianggarkan untuk tim pencegahan karhutla. "Karena memang tidak ada anggaran, mungkin nanti di perubahan akan dianggarkan," kata Rony Karlos saat ditemui Borneonews di ruang kerjanya, Senin (6/2/2017).

Berdasarkan data tahun 2015 dan 2016, lanjut dia, kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Gumas relatif sedikit jika dibandingkan dari daerah lain. Dari 14 kabupaten/kota di Kalteng, Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau berada di peringkat sepuluh terbawah jumlah kebakaran hutan dan lahan. "Tapi bukan kita mengabaikan, namun skala prioritas yang kita dahulukan," ucap dia.

Pada kesempatan tersebut, Rony juga menyampaikan, saat sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Manuhing. Dirinya juga mengingatkan kepada masyarakat supaya waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan. Mengingat pada April 2017 diprediksi memasuki musim kemarau. (EPRA SENTOSA/B-8).