PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pascapadam total (blackout) aliran listrik yang berlangsung beberapa jam tadi malam, perusahaan listrik negara (PLN) mengaku telah memulihkan 80% sistem kelistrikan Kalimantan Selatan- Kalimantan Tengah (Kalselteng).

Tadi malam, sekitar pukul 21.40 WIB, wilayah Kota Palangka Raya dan sekitarnya tiba-tiba padam total. Kemudian, pagi tadi sebagian area memang kembali padam pascatersambungnya aliran listrik sekitar pukul 00.30 dini hari tadi. Sebagian kawasan masih tetap menyala hingga sekarang.

"Pemulihan sistem mencapai 80 persen. Suplai listrik PLN berangsur normal," kata Deputi Manajer Hukum dan Humas, Yusfiansyah, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/4/2018).

Ia menjelaskan, PLN Wilayah Kalselteng saat ini masih terus menyelesaikan proses penormalan Sistem Kelistrikan paskagangguan jalur transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) yang terjadi di jalur antara Gardu Induk (GI) Seberang Barito di Banjarmasin dan GI Selat yang terletak di Kuala Kapuas pada Selasa (3/4) Pukul 22.29 Wita.

Gangguan transmisi akibat sambaran petir tersebut, sambung Yusfiansyah, menyebabkan terputusnya suplai listrik sebesar 59 Mega Watt (MW) serta mengakibatkan terjadinya over frekuensi pada sistem kelistrikan Kalselteng.

--page

“Frekuensi berlebih tersebut menyebabkan sistem tidak stabil sehingga berdampak kepada 4 unit PLTU Asam-Asam dan beberapa pembangkit lainnya mendadak berhenti beroperasi, serta beberapa Gardu Induk tidak dapat beroperasi menyuplai listrik”, ujarnya.

Adapun langkah-langkah yang telah dan terus diupayakan PLN semenjak tadi malam adalah melakukan proses pemulihan pada sistem secara bertahap mulai Selasa (3/4) pukul 23.33 Wita. Secara bertahap PLN mulai menormalkan Gardu Induk (GI) mulai dari GI Cempaka, GO Ulin, GI Trisakti, GI Mantuil, GI Pelaihari, GI Asam-Asam, GI Tanjung, GI Buntok, GI Muara Teweh hingga GI Bangkanai secara bertahap.

“Sedangkan GI Palangka Raya, GI Selat, GI Mintin sampai dengan GI Sampit secara paralel sudah dapat dioperasikan mulai Rabu (4/4) pukul 02.12 Wita," klaimnya.

PLTU Asam-Asam Unit 4 mulai dapat dioperasikan kembali pada Rabu (4/4) pukul 04.35 Wita dan diikuti oleh PLTU Asam-Asam Unit 1,2 dan 3 secara bertahap. Saat ini sedang dalam tahap penormalan pembebanan PLTU secara penuh.

Menurut dia, proses pembebanan PLTU memang memerlukan waktu untuk dapat secara penuh menyuplai listrik. (ROZIQIN/B-2)