BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto kembali sentil pemerintah kota (Pemko) terkait pengadaan komputer untuk siswa SMP dan SMA di Kota Cantik.
Menurut Sigit, komputer menjadi komponen penting saat ini bagi siswa SMP dan SMA lantaran ujian tidak lagi menggunakan kertas dan pensil melainkan berbasis komputer.
"Kalau untuk komputer kan saya sudah sentil sejak lama. Saya sudah bicara dari dulu, bahwa SMA dan SMP ini harus memiliki komputer, walaupun di pinggir sungai sana sekolahnya harus memiliki komputer," kata Sigit di sela meninjau pelaksanaan ujian sekolah berbasis nasional (USBN) tingkat sekolah dasar (SD), Kamis (3/5/2018).
Sigit yang melakukan peninjauan bersama rombongan Wali Kota Palangka Raya, HM Riban Satia dan beberapa Kepala SOPD mengatakan, keberadaan komputer penting bagi satuan pendidikan tingkat SMP dan SMA. Sementara untuk tingkat SD tetap perlu dipenuhi namun bisa dilakukan secara perlahan.
"Yang SD bisa perlahan dulu, yang penting SMP dan SMA dulu. Karena kan SMP dan SMA yang ada ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Sudah saya katakan ini sejak lama, ini demi peningkatan kualitas adik-adik kita di sekolah juga. Kalau dana pendidikan kia sudah memadai sekali untuk Kota Palangka Raya, bahkan anggarannya sudah melebihi saran pemerintah pusat," jelasnya.
--page
Sementara itu, Kepala Pendidikan Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan mengatakan, untuk USBN tingkat SD ini masih dilakukan dengan cara manual, karena sekolah tingkat dasar di Palangka Raya masih belum dapat memenuhi prasarana untuk melaksanakan USBN berbasis komputer.
"Ada sebanyak 5.082 siswa dari 131 sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) negeri/swasta di Kota Palangka Raya yang mengikuti USBN serentak hari ini. Ujian berlangsung selama tiga hari sejak 3 hingga 5 Mei 2018, dengan jumlah mata ujian sebanyak 3 bidang studi, yakni Bahasa Indonesia (BI), Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam (IPA)," kata Sahdin Hasan. (TESTI PRISCILLA/B-2)








