Anggota DPRD Kalteng Dapil III Tinjau Abrasi di Kobar
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) Dapil III melakukan kegiatan reses di wilayah Pantai Kubu dan Desa Keraya, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Tag
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) Dapil III melakukan kegiatan reses di wilayah Pantai Kubu dan Desa Keraya, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melakukan edukasi dan penanaman vegetasi pantai sebagai bagian dari upaya mitigasi dan mencegah terjadinya abrasi di perairan sekitar kawasan tambak udang vaname atau Shrimp Estate Berkah di Sukamara.
Babinsa Keraya?Kopda Na'im Koramil 1014-02/Kumai, merespons cepat laporan warga terkait abrasi pantai di Desa Keraya, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, setelah hujan dan angin kencang melanda wilayah tersebut.
Dalam rangka untuk memcegah abrasi, Anggota DPRD Kalteng, Jubair Arifin mengatakan program penanaman bakau di wilayah pesisir pantai perlu dimaksimalkan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pulang Pisau Hendri Arroyo mengatakan, salah satu cara mengatasi terjadinya banjir akibat abrasi adalah meningkatkan kembali penanaman dan pelestarian mangrove di daerah pesisir.
Telah terjadi bencana alam abrasi atau tanah longsor di Desa Sei Bakau Kecamatan Sebangau Kuala yang mengakibatkan dua rumah penduduk dan sekolah Madradah Iftidayah mengalami rusak parah.
Satu unit rumah milik warga di Jalan Ahmad Yani, Gang Sepakat, Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terdampak ablasi Sungai Kahayan. Dari cerita pemilik, dampak itu berlangsung cepat. Bahkan, rumahnya kini telah ambruk.? ?
Lagi-lagi warga di Jalan Falmboyan Bawah merasa resah. Kali ini, rumah milik Alen yang berada di bantaran sungai dihuni lima orang Jiwa mengalami longsor.
Pemkab Barito Selatan menetapkan status tanggap darurat bencana tanah longsor/abrasi dan puting beliung. Penetapan tersebut hasil dari rapat sebagai tindak lanjut atat?terjadinya bencana tanah longsor/abrasi dan angin puting beliung beberapa waktu lalu.?
Terjadinya abarasi di dua titik lokasi di pinggiran DAS Sungai Kahayan membuat masyarakat yang ada di bataran sungai kwatir. Mereka cemas?abrasi meluas dan berdampak bagi mereka.
Abrasi kembali terjadi di DAS Kahayan. Kali ini, terjadi di Jalan Kalimantan Gang Kenangan, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya. Ada 5 rumah ambruk dan dua rumah tersampak akibat tanah yang retak dampak abrasi.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada para korban dan sedikit meringankan beban mereka, karena telah kehilangan tempat tinggal.
Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengatakan saat sampai pihaknya langsung mengevakuasi warga yang tertimpa musibah tersebut ke lokasi yang lebih aman.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Murung Raya (Mura) melakukan evakuasi atau pemindahan terhadap rumah warga yang berada di Desa Juking Pajang lantaran terjadi abrasi atau pengikisan tepian pantai Sungai Barito yang dapat membahayakan rumah warga.
Gelombang pasang menghantam pesisir Pantai Desa Keraya, RT 03, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada Jumat, 4 Maret 2022, sekitar pukul 19.30 WIB. Akibatnya 8 gazebo usaha kuliner masyarakat yang berdiri di tepi pantai dan 1 dapur rumah warga nyaris ambruk.
Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengusulkan penganggaran untuk relokasi rumah warga di kawasan pesisir pantai. Pasalnya, berdasarkan data sebanyak 800 rumah di wilayah pesisir pantai Kecamatan Kumai, masuk wilayah rawan bencana abrasi pantai.
Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) Rusdi Gozali mengapresiasi Bupati Nurhidayah yang cepat dan tanggap merelokasi rumah warga terdampak abrasi pantai di Desa Keraya, Kecamatan Kumai.
Sebanyak 7 bangunan rumah di tempat relokasi hampir selesai. Dilaporkan bahwa kini sudah mencapai 80 persen lebih. Sehingga, ditargetkan dalam waktu dekat warga Desa Keraya, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, yang tedampak abrasi bisa segera pindah rumah.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum bisa mengambil keputusan terkait penanganan kerusakan makam ulama di Pantai Ujung Pandaran, Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit akibat abrasi.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat mengharapkan agar pemerintah daerah Kobar segera melakukan relokasi masyarakat terkena abrasi. Pasalnya, relokasi yang dijanjikan kepadb?masyarakat sudah molor.?