Pemkab Murung Raya Anggarkan Rp 50 Miliar untuk Penanganan Covid-19
Pemkab Murung Raya menyiapkan anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk penanganan covid-19, termasuk penangana untuk dampaknya dari sektor kesehatan, ekonomi, dan sosial.
Tag
Pemkab Murung Raya menyiapkan anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk penanganan covid-19, termasuk penangana untuk dampaknya dari sektor kesehatan, ekonomi, dan sosial.
Diharapkan penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 bisa tepat sasaran, seperti memprioritaskan tenaga medis dan tenaga keamanan hingga warga terdampak ekonominya
Tahun ini infrastruktur jalan dari Bahaur hingga ke Desa Cemantan mendapatkan suntikan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun DAK yang didapat tahun ini hanya mampu menyelesaikan sekian kilometer saja/?
Kebijakan refocusing dan realokasi anggaran oleh pemerintah pusat sebesar 50 persen untuk seluruh daerah di Indonesia membuat sejumlah kegiatan tertunda. Termasuk sejumlah kegiatan yang ada di Kabupaten Pulang Pisau.?
Eksekutif apabila dalam sebuah kebijakan terkait anggaran itu harus koordinasi dan komunikasi dengan DPRD jangan seolah-olah ingin melangkahi kewenangan dari DPRD
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kotawaringin Timur, Ahmad Yani angkat bicara dan menyesalkan adanya ancaman dari sejumlah anggota dewan terkait rencana penggembokkan kantor wakil rakyat itu.
Kalangan DPRD Kotawaringin Timur menilai mereka sengaja dikorbankan setelah anggaran DPRD dipangkas atau dirasionalisasi sebesar Rp 11.314.458.000 untuk dana alokasi umum (DAU).
Anggota DPRD Gunung Mas Rayaniatie Djangkan meminta anggaran penanganan penanggulangan pandemi Covid-19 harus dilakukan secara transparan atau diperlihatkan ke publik/?
Kepada SOPD agar menyusun rencana kerja perangkat daerah yang lebih komprehensif dengan memanfaatkan anggaran yang tersedia
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran minta kepada Bupati/Walikota Se-Kalimantan Tengah agar anggaran perjalanan dinas ditiadakan untuk dialihkan penanganan Covid-19.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin didampingi Kepala Dinas Kesehatan Andjar Hari Purnomo dan Kepala BPBD Emi Abriyani melaksanakan konferensi video bersama Gubernur Kalimantan Tengah membahas anggaran penanganan Covid-19.
Dalam keadaan darurat seperti ini, maka prosedur yang dilakukan juga akan menyesuaikan, sehingga tidak semua hal harus dipenuhi
Kebijakan refocusing dan realokasi anggaran untuk pencegahan dan penanganan covid-19 tampaknya akan menyedot dana yang sangat besar. Pemerintah pusat melalui peraturan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI bahwa refocusing dan realokasi anggaran itu minimal 50 persen.?
Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran meminta agar Bupati dan Wali Kota dapat menyiapkan tambahan alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19.
BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Dadang H Syamsu meminta agar anggaran dari tingkat kabupaten bisa digeser untuk dana di tingkat kecamatan, dalam rangka…
Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyiapkan anggaran sebesar Rp 35 miliar untuk penanganan virus corona atau covid-19. Anggaran itu dialokasikan untuk 3 bulan ke depan.
Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus memaksimalkan upaya pencegahan dan penanganan Covid-19. Dari sisi anggaran Kota Cantik terus menambah jumlahnya bahkan siap gelontorkan sampai Rp 100 Miliar.
Anggaran ini diperuntukan untuk operasional serta insentif petugas dan untuk antisipasi menghadapi kemungkinan terjadinya bencana lain seeprti banjir dan kebakaran hutan
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, semua anggaran untuk kegiatan yang sifatnya seremonial dipangkas.
DPRD Barito Timur terus mengawasi penggunaan anggaran bagi penanggulangan Virus Corona atau Covid-19.