Pemkab Sukamara Alihkan 2 Persen Anggaran Pekerjaan Fisik Untuk Tangani Covid-19
Pemerintah Kabupaten Sukamara juga akan mengambil 2 persen anggaran fisik untuk dialihkan dalam penanganan, pencegahan dan dampak yang ditimbulkan dari Covid-19.
Tag
Pemerintah Kabupaten Sukamara juga akan mengambil 2 persen anggaran fisik untuk dialihkan dalam penanganan, pencegahan dan dampak yang ditimbulkan dari Covid-19.
Dampak corona virus disease 2019 atau Covid-19 membuat sejumlah anggaran di Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di Kabupaten Pulang Pisau mengalami pergeseran. Kondisi itu membuat program yang telah disusun sebelumnya di masing-masing SOPD terpaksa tertunda.
Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah, mengingatkan pemerintah untuk berhati-hati dalam penggunaan anggaran penanganan virus corona?atau Covid-19. Penggunaannya pun?harus tepat sasaran.
Kabupaten Pulang Pisau menambah anggaran untuk percepatan penanganan corona virus disease (Covid-19). Anggaran yang ditambah itu sebesar Rp 4 miliar.?
Pemkab Kotim?menyiapkan anggaran Rp 50 miliar?untuk penanganan dan penanggulangan virus Corona atau Covid-19 di daerah ini hingga 6 bulan kedepan.?
Berapa alokasi anggaran gugus tugas pencegahan virus Corona atau Covid19 di Kabupaten Kotawaringin Timur, hingga kini masih belum diketahui.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyarankan pemerintah?daerah menggeser anggarannya untuk mengantisipasi melonjaknya kasus Covid-19. Relokasi anggaran itu diperlukan untuk membiayai penanganan?pandemik?virus corona?di berbagai daerah.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun mendesak agar Pemkab Kotim segera membahas soal anggaran menghadapi virus Corona.
Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri akan mengeluarkan aturan yang memudahkan setiap daerah untuk menggunakan anggaran yang tersedia, untuk menangani penyebaran?virus corona.
Bupati Pulang Pisau?H Edy Pratowo meminta Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) proaktif melobi anggaran pemerintah pusat. Supaya, pembangunan daerah bukan hanya bertumpu pada APBD saja.?
Peningkatan ini merupakan keseriusan pemimpin sekarang untuk menuntaskan persoalan lama sebagaimana kebutuhan masyarakat secara luas
PGRI ingin supaya pemerintah daerah dapat membantu dalam biaya PPG bagi guru yang akan mengikuti Diklat sertifikasi, sehingga dilakukan audiensi hari ini terkait persoalan itu
Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Sukamara akan terus memberikan dukungan terhadap upaya penanganan sampah di Bumi Gawi Barinjam.
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengatakan bahwa perkiraan anggaran untuk kontingen Merah Putih yang berlaga di Olimpiade 2020 Tokyo mencapai lebih dari Rp40 miliar.
?Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD?Seruyan mengharapkan adanya perhatian Pemprov Kalteng terhadap kabupaten ini khususnya berkaitan dengan kucuran anggaran yang lebih memadai.
Penerima anggaran di luar APBD di Barito Selatan wajib memahami dan menguasai regulasi perbaikan tata kelola keuangan. Demikian disampaikan Wakil Bupati Barsel, Satya Titiek Atyani Djoedir kepada Borneonews, Minggu, 16 Febuari 2020.
DPRD Kotawaringin Timur sangat mendukung keinginan membangun Jembatan Mentaya Sampit namun pembiayaannya diharapkan tidak dipaksakan menggunakan dana pemerintah kabupaten.
Penyerapan anggaran jangan terus selalu di akhir tahun anggaran. Pernyataan itu diungkapkan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalteng, Ratih Hapsari Kusumawardani, Kamis, 23 Januari 2020.
Presiden Joko Widodo mengungkapkan keyakinannya bahwa Menhan Prabowo Subianto mampu mengelola anggaran Kementerian Pertahanan yang jumlahnya makin meningkat.
Perjuangan untuk memperoleh alokasi anggaran untuk kegiatan ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak, khususnya Bupati Barito Utara, Nadalsyah