Perwakilan Puluhan Nelayan Desa Kubu Diizinkan Temui Bupati Kobar
Pulahan nelayan Desa Kubu, Kecamatan Kumai, yang mendatangi kantor bupati Kotawaringin Barat, akhirnya diberi izin menemui Bupati Nurhidayah.
Tag
Pulahan nelayan Desa Kubu, Kecamatan Kumai, yang mendatangi kantor bupati Kotawaringin Barat, akhirnya diberi izin menemui Bupati Nurhidayah.
Puluhan nelayan Desa Kubu, Kecamatan Kumai, mendatangi kantor bupati Kotawaringin Barat, yang berada di Jalan Sutan Sahrir, Pangkalan Bun, Senin (28/1/2019).
BBM bersubsidi jenis solar di Stasiun Pengisian Diesel Nelayan mengalami kelangkaan sekitar dua bulan terakhir.
Sekretaris Camat (Sekcam) Jelai, Muhammad Aini berharap agar di kecamatan ini bisa dibangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), sehingga permasalahan nelayan kesulitan mendapatkan bahan bakar solar bisa teratasi.
Pengecekan di sejumlah SPBU tersebut dalam rangka menjelang Tahun Baru 2019.
BBM jenis premium atau bensin di SPBU dalam kota kosong atau mememang tidak diorder. Hanya di SPBU Pamait yang ada. Namun informasinya hanya malam dibagikan kepada pengecer
Seluruh SPBU yang menyalurkan bahan bakar subsidi diminta memprioritaskan petani. Mereka yang datang dengan surat keterangan jelas penggunannya untuk pertanian, wajib dilayani SPBU
Sales Executive Retail V Wilayah Kalteng Anditya Anwar mengatakan, dalam rangka implementasi BBM 1 harga, pemerintah menugaskan Pertamina mendirikan 150 tambahan lembaga penyalur BBM di wiilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) selama tiga tahun, periode 2017-2019.
BPH Migas resmikan lembaga penyalur program bahan bakar minyak satu harga di Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Minggu (25/11/2018).
Keluhan nelayan ke Dinas Perikanan juga disampaikan ke instansi terkait lainnya, agar ada solusi terkait permasalahan tersebut.
Perwakilan PT Pertamina wilayah Kalteng, hadir dalam rapat dengar pendapat terkait persoalan BBM di DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (5/11/2018)
Saat ini para sopir di Sampit kesulitan untuk mendapatkan BBM, karena itu mereka menggelar demo ke DPRD
Ratusan sopir angkutan material melakukan aksi lantaran mereka menganggap solar subsidi selama ini justru hanya dinikmati oleh pengusaha pupuk dan karnel.
Ratusan sopir yang didominaai sopir material berkumpul di kawasan Bundaran Balanga Jalan Jenderal Sudirman Km 3 Sampit - Pangkalan Bun, Senin (5/11/2019). Mereka akan melakukan aksi ke kantor DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) terkait sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).
Beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Kota Palangka Raya terlihat antriannya sangat panjang, Minggu (4/11/2018) pagi.
Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) warga Kasongan Kabupaten Katingan meningkat sejak listrik PLN padam mengalami pemadaman.Menurut pantauan borneonews.co.id sejak listrik PLN padam warga mulai ramai menggunakan BBM sejak Jumat (2/11/2018) pagi.
Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, H Rudianur menegaskan permasalahan bahan bakar minyak yang terus menuai keluhan di kalangam masyarakat merupakan masalah klasik yang seakan sulit dituntaskan.
Supriadi mengaku tidak mau sopir yang bekerja untuk kehidupannya sehari-hari itum terhambat lantaran ulah oknum pelansir. Ia ingin kebutuhan sopir bisa diprioritaskan.
"Mulai hari ini akan kita kawal pendistribusian BBM khususnya jenis solar. Supaya masyarakat, petani, dan nelayan mudah mendapatkannya. Sehingga, alat pertanian bisa beroperasi maksimal. Begitu juga untuk nelayan," tegas Yulhaidir.
Dalam rapat itu akhirnya ada solusi. Petani dan nelayan akan disiapkan kartu khusus untuk mengambil solar langsung di SPBU.