Kemunculan Buaya Hebohkan Warga Desa Gohong
Masyarakat Pulang Pisau, dihebohkan dengan video penampakan seekor buaya di tengah sungai kahayan di Desa Gohong, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau.
Tag
Masyarakat Pulang Pisau, dihebohkan dengan video penampakan seekor buaya di tengah sungai kahayan di Desa Gohong, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Konservasi Wilayah (RKW) Sampit memastikan buaya yang terjerat jaring ikan di Desa Kebuau, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak ditangkap warga.
Seekor buaya terjerat jaring ikan warga di Desa Kebuau, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis, 4 Juli 2024.
Kembali reptil jenis buaya menyerang warga di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) , Sabtu, 10 Februari 2024.
Seekor buaya berukuran cukup besar terekam video warga sedang memakan ular. Narasi video tersebut menyebutkan buaya berada di tepi sungai Desa Bagendang Permai yang sedang surut.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Dendi Sutiadi melalui Polisi Kehutanan, Juhriansyah mengatakan bahwa, buaya biasanya akan sering timbul di permukaan ketika memasuki musim hujan.?
Baru-baru ini, beredar video buaya berukuran besar yang dikabarkan ada di samping rumah warga di Kelurahan Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Beberapa minggu belakang ini muncul buaya?di perairan Sungai Mentaya Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Hal itu membuat Ditpolairud Polda Kalteng memasang papan peringatan di pinggiran Sungai Mentaya.
Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bersama Bali Reptile Rescue dan warga berhasil menangkap seekor buaya sepanjang 4 meter yang selama ini meresahkan masyarakat di Desa Bangkat Parak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
Dunia maya dihebohkan dengan kemunculan seekor buaya muara dengan panjang sekitar 2 meter yang muncul di tepi sungai tepat di depan SMAN 1 Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, pada Sabtu kemarin dan menyerang warga yang sedang beraktivitas di sungai.
Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit bersama Manggala Agni memasang jerat buaya di Sungai Mentawa, Selasa, 3 Januari 2022. Pemasangan ini sebagai tindak lanjut laporan warga adanya kemunculan buaya di sekitar sungai.
Warga digegerkan kemunculan buaya sepanjang 1 meter. Warga mengaku buaya? ini sudah sering muncul di sekitar Sungai Mentawa, Sampit, Kotawaringin Timur.
Menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai kemunculan buaya di pemukiman penduduk Desa Kumpai Batu Bawah yang terendam banjir, BKSDA Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mulai melakukan pemasangan perangkap agar satwa predator tersebut bisa dievakuasi.
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Buaya kerap muncul di parit terusan bedar pengairan yang berlokasi di Desa Kumpai Batu Bawah, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dalam…
Selain waspada terhadap potensi kenaikan genangan air, warga Desa Kumpai Batu Bawah, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar),?saat ini juga mewaspadai keberadaan buaya yang dalam beberapa hari diketahui sering muncul dan memangsa ternak peliharaan warga.
Linangan air mata haru mengiringi perpisahan antara buaya dan pemeliharanya. Tangisan tersebut nampak jelas dari raut wajah seorang perempuan bernama Reni, setelah pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, mengevakuasi buaya sepanjang 2 meter yang dipeliharanya.?
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyerahkan seekor buaya buaya muara berjenis kelamin betina diperkirakan dengan panjang 2,5 meter kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, Selasa 6 September 2022.
Beberapa ekor buaya kembali menampakkan diri di Sungai Bidin, anak Sungai Sampit, Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam beberapa hari terakhir.?
Berdasarkan pengakuan warga buaya penyerang Sri Mahwiyah itu makasih berkeliaran sekitar perairan lokasi serangan.?
Masyarakat di Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU) diminta meningkatkan kewaspadaan akan keberadaan hewan berbahaya seperti buaya, kobra dan king kobra. Terutama bagi wilayah di kecamatan itu yang saat ini terendam banjir.?