Wali Kota Minta Perangkat Daerah Dorong Promosi Budaya
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengintruksikan jajarannya untuk mendorong promosi budaya daerah.
Tag
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengintruksikan jajarannya untuk mendorong promosi budaya daerah.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengajak generasi muda menjaga identitas daerah.
Kegiatan itu digelar oleh salah satu fakultas bekerjasama dengan komunitas Tionghoa di Palangka Raya
Rangkaian acara Ritual Adat Maluai ditutup dengan kegiatan bernama 'ngalaran', yaitu berjalan kaki menuju Bukit Balau. Bagi masyarakat setempat, Bukit Balau dianggap keramat.
Peran pemuda terhadap eksistensi budaya dan kesenian di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dinilai sudah mengalami peningkatan pesat. Ini terlihat keterlibatan mereka dalam setiap even yang diselenggarakan pemerintah daerah.
Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi menginginkan Kotim menjadi wadah bagi pegiat seni dan budaya asli Kalimantan Tengah.
Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mengandeng kabupaten lain ikut Sampit Ethnik Carnival di tahun berikutnya.
Pagelaran Sampit Ethnik Carnival (SEC) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menyedot perhatian masyarakat, baik di daerah ini maupun luar daerah, terutama saat parade costum yang ditampilkan peserta.
Kemeriahan pembukaan Sampit Ethnik Carnival (SEC) terlihat di 2018 ini. Di mana suguhan sangat berbeda dari tahun lalu ditampilkan pada Sabtu (17/11/2018) di Taman Kota Sampit, mulai sajian acara instrumen lagu daerah ke modern hingga sejumlah tarian kolosal/
Pelaksanaan Sampit Ethnik Carnival (SEC) di Taman Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), bukan hanya pertunjukan budaya saja namun juga ada bazar produk usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Semestinya, desa yang measih memberdayakan kebudayaan lokal ditetapkan sebagai desa adat dan didukung dengan anggaran yang memadai.
Kemeriahan Ramadan 1439 H di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) semakin bertambah. Pasalnya dibantaran Sungai Arut, tepatnya di RT. 1 11 Kelurahan Mendawai digelar Festival Kriang Kriut atau lampu canting yang dipasang di depan rumah masing-masing warga.
Mata pelajaran muatan lokal baru sebagian yang mengajarkan tentang kebudayaan lokal. Karena itu, perlu adanya pengembangan terhadap mata pelajaran tersebut.
Tarian ini menggunakan topeng dengan karakter hewan tertentu yang disebut Luha, sedangkan para penari disebut Bukung.
Kekayaan daerah yang menjadi ciri khas turun-temurun terancam hilang bila tidak dilestarikan.
Beberasih Benua merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk membersihkan daerah supaya aman, bersih, sejahtera, dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
BORNEONEWS, Sukamara - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sukamara Ilham Massora mengatakan, rembuk kebudayaan bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap seni budaya, cagar…
BORNEONEWS, Sukamara - Wakil Bupati Sukamara, Windu Subagio berharap kegiatan rembuk kebudayaan bisa menghasilkan saran dan masukan untuk melestarikan, melindungi dan melestarikan kebudayaan.…
BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sukamara menggelar Rembuk Kebudayaan untuk menggali potensi seni budaya, cagar budaya dan bahasa daerah. Kepala Dinas Dikbud Sukamara.…
BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Sarjono mendorong pemkab dalam mewujudkan pemberdayaan adat lokal tidak sebatas program semata, yang terpenting adalah…