Bupati Barsel: Diperlukan Mekanisme Kontrol Masyarakat Awasi Penggunaan ADD dan DD
Bupati mengatakan pada 2019 ini setiap desa mendapatkan ADD dan DD berkisar Rp 1,3 hingga Rp3,2 miliar
Tag
Bupati mengatakan pada 2019 ini setiap desa mendapatkan ADD dan DD berkisar Rp 1,3 hingga Rp3,2 miliar
Adapun peserta itu, dari unsur kecamatan, kepolisian sektor, pendamping P3MD, kepala desa, dan badan permusyawaratan desa.
Hal tersebut ditekankan Supian Hadi, setelah mengunjungi puluhan desa di Kotim. Pasalnya, masih ada saja infrastruktur jalan desa yang belum baik. Sehingga menjadi keluhan warga sekitar.
Dari pengamatannya, program dana desa sangat baik untuk kemajuan pembangunan desa. Terutama di bidang infrastruktur. Hampir tidak ada lagi, jalan becek yang ditemui.
Besarnya alokasi dana dari APBN untuk pembangunan desa, khususnya di Kabupaten Barito Utara, tentunya menjadi sorotan.
Bupati Barito Utara Nadalsyah membuka rembug desa yang diselengarakan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa diaula Teweh Tengah, Rabu (10/4/2019).
Plt Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Barito Utara Eveready Noor mengatakan bahwa besaran Dana Desa dan Alokasi Dana Desa terus bertambah setiap tahun.
Penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) harus transparan dan disetujui masyarakat. Demikian disampaikan Pj Sekda Barito Selatan (Barsel) Syahrani, Selasa (2/4/2019).
Keterlambatan tersebut karena belum siapnya desa dalam memenuhi persyaratan dasar pencairan dana desa.
Kalteng mendapat suntikan dana dari Pemerintah Pusat sebanyak Rp1,3 triliun lebih untuk pengembangan desa. Dana tersebut, nantinya akan dibagikan ke 1.433 desa yang tersebar di 14 kabupaten/kota se-Kalteng.
Dana tersebut bakal dibagi-bagikan untuk 1.433 desa yang tersebar di 14 kabupaten/kota se-Kalteng.
Alokasi Dana Desa (ADD) yang dianggarkan dalam APBD Pemerintah Kabupaten Barito Utara tahun anggaran 2019 mencapai Rp75 miliar. Angka ini dibagikan kepada 93 desa di wilayah setempat.
Ada dua jenis pembangunan di desa. Pertama, pembangunan yang tentunya jika dijalankan dengan benar akan berdampak pada kemajuan ekonomi. Kedua pembangunan yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat desa
Keberadaan dana desa (DD) berdampak positif khususnya pada usulan yang disampaikan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Bupati Seruyan Yulhaidir meminta pemerintahan desa transparan dalam mengelola dan mengatur Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD).
Asisten III Setda Seruyan, Suharto, mengharapkan seluruh aparatur desa bisa memahami pelatihan pengelolaan, penatausahaan, dan pertanggungjawaban Dana Desa dan Alokasi Dana Desa tersebut.
Karena pada 2018 masih ada desa yang tidak menyerap ADD dengan baik. Bahkan ada yang hanya digunakan untuk membayar gaji pegawai pemerintahan desa saja
Pemerintah telah mengucurkan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa. Dalam beberapa tahun terakhir, DD dan ADD yang diterima desa di Kabupaten Gunung Mas berkisar Rp700 juta hingga lebih dari Rp1 miliar.
Dengan adanya TP4D maka aparatur desa menjadi lebih aman dari masalah penyimpangan maupun kesalahan dalam mengelola keuangan
Hal itu perlu dilakukan di awal tahun dalam rangka pencegahan penyalahgunaan dana desa.