Siswa SMPN 4 Sampit Sambut Gembira Pembelajaran Tatap Muka
Sejumlah siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Sampit, Kotawaringin Timur, mengaku senang sudah bisa mengikuti pembelajaran tatap muka, meski terbatas.?
Tag
Sejumlah siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Sampit, Kotawaringin Timur, mengaku senang sudah bisa mengikuti pembelajaran tatap muka, meski terbatas.?
Abdurrahman menjelaskan untuk melaksanakan pembelajaran tata muka terbatas, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Di antaranya yakni, harus ada izin dari Satgas Penanganan Covid-19 Kotim
Pihak guru di sekolah tetap berupaya mengingatkan peserta didiknya untuk disiplin protokol kesehatan. Meski sejauh ini wilayah sekitar masih terbilang bukan zona rawan penyebaran Covid-19
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kotawaringin Timur mengadakan aksi solidaritas untuk membantu korban terdampak banjir di wilayah Utara kabupaten itu. Hasil penggalangan dana dan bantuan sembako yang dihimpun akan disalurkan mulai Rabu, 8 September 2021.
Pembelajaran tatap muka justru mengundang keresahan tersendiri bagi para guru di sekolah itu. Pasalnya, saat ini sekolah tersebut masih kekurangan ruang kelas pascakebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu
Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Suparmadi?mengaku belum mendapatkan data jumlah sekolah yang terdampak banjir di wilayah Utara
Sampai saat ini berdasarkan pantauan Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, pembelajaran tatap muka terbatas berjalan dengan baik. Pun begitu juga dengan antusias siswa sangat luar biasa
BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Suparmadi, memantau penerapan pembelajaran tatap muka terbatas ke sejumlah sekolah di Sampit. Menurutnya, pelaksanaanya saat ini masih…
Padahal seiring dengan majunya teknologi berbagai aplikasi terkini banyak yang bisa dimanfaatkan guna menunjang kebutuhan pembelajaran. Demikian halnya dengan pendidikan saat ini tak bisa lepas dari kemajuan teknologi
Bagi sekolah yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh pun tetap harus mengunjungi peserta didiknya atau visitasi. Ini penting agar kedekatan emosional pengajar dan siswa tidak terputus
Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Suparmadi menilai, walau bagaimanapun juga guru tidak bisa tergantikan oleh teknologi. Menurutnya di tengah era digital ini hanya guru yang bisa memastikan pembelajaran tersampaikan.?
Bukan hanya siap untuk memenuhi perizinan dari Satgas Covid-19 saja, tapi pihak sekolah juga siap melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan protokol kesehatan ketat
TikTok dan Facebook, merupakan media yang paling diminati saat ini. Aplikasi ini juga bisa membantu pengajar dalam mengasah kemampuan anak
Kendati demikian hal ini tak melunturkan semangat SDN 7 Ketapang dalam mengadakan lomba seperti ini. Ke depan lomba seperti ini akan tetap dilaksanakan bertepatan dengan momentum hari-hari besar nasional
Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Suparmadi mengatakan guru harus selalu siap belajar dan keluar dari zona nyamannya. Salah satunya dengan belajar menggunakan fasilitas kemudahan kemajuan teknologi yang ada saat ini.
Pandemi memaksa semua sendi kehidupan berubah,?dari pertemuan langsung menjadi tidak langsung melalui dunia maya. Hal ini juga terjadi di bidang pendidikan. Sehingga, pandemi melahirkan era baru pendidikan.
Suasana pembelajaran dalam pandemi seperti sekarang ini, menuntut tenaga pendidik harus kreatif dan berinovasi, terutama dalam memberikan pembelajaran kepada peserta didik
Siswa mengeluhkan kesulitan memahami materi pembelajaran dan rasa bosan. Demikian juga dengan guru yang ?mengeluhkan ketidakmampuan menggunakan teknologi dan minimnya fasilitas.
Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Suparmadi meminta, seluruh guru di lingkungan pendidikan di kabupaten itu terus memperbarui keilmuannya. Terutama dalam hal teknologi informasi.
BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Suparmadi menginginkan seluruh sekolah di kabupaten itu menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.…