Babinsa Kelurahan Pahandut Bersihkan Drainase Bersama Warga
Babinsa Koramil 1016-01/Pahandut Serma Yulianto mengajak masyarakat gotong royong membersihkan drainase dan lingkungan sekitar.
Tag
Babinsa Koramil 1016-01/Pahandut Serma Yulianto mengajak masyarakat gotong royong membersihkan drainase dan lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan gotong royong ini dihadiri Lurah Palangka Elliya Agustina beserta Staf, Bhabinkamtibmas Aipda Suprianto, Tokoh Masyarakat, Ketua RT serta warga sekitar yang berjumlah 30 orang
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), saat ini sedang menghitung keperluan anggaran untuk pembuatan drainase di permukiman warga Kota Sampit, untuk mengatasi terjadinya banjir.
Kelurahan Sawahan?menjadi wilayah yang utama dilakukan penanganan, karena di daerah ini banyak lokasi parit yang tersumbat
Handoyo meminta kepala Dinas PUPR Kabupaten Kotawaringin Timur menyelesaikan permasalahan ini agar tidak menganggu aktivitas masyarakat
Sekretaris Komisi B DPRD Palangka Raya, Norhaini menyarankan pemerintah agar tetap bisa melakukan pembangunan infrastruktur di tengah pandemi, salah satunya pembangunan drainase di kawasan padat penduduk.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparinmengatakan, warga di kecamatan banyak mengusulkan perbaikan jalan dan drainase.
Kerusakan dinding drainese utama pengendali banjir di Jalan Sakan kompleks Pasar Kahayan, Kota Palangka Raya hingga kini belum juga ditangani.
Pemko Palangka Raya melaui PUPR rutin turun ke lapangan melakukan perbaikan dan pengerukan drainase di lingkungan warga untuk mencegah banjir.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, infrastruktur drainase tetap menjadi prioritas pembangunan pada anggaran tahun 2021.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengintruksi kepada lurah hingga RT/RW untuk memperhatikan saluran irigasi atau drainase demi mencegah terjadinya banjir.
Fairid juga menginstruksikan dinas terkait untuk terus memantau secara berkala kondisi air khususnya daerah rendah dan lokasi langganan genangan air
Sejumlah ruas jalan yang ada di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) digenangi banjir setelah diguyur hujan selama kurang lebih 10 jam sejak Selasa malam hingga Senin pagi, 1 Februari 2021.
Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Riduanto mengatakan, banyak faktor yang dapat menjadi penyebab merosotnya kualitas drainase.
Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah?mendorong agar pemerintah mengupayakan kawasan RSUD Murjani Sampit harus bebas dari banjir.?
Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, H. Ary Dewar mengkritisi proyek drainase yang ada di Jalan Tjilik Riwut Sampit yang seperti tidak berfungsi.
Seharusnya banjir akibat air hujan di dalam Kota Sampit ini tidak perlu lagi terjadi, apalagi sudah ada sejumlah saluran induk yang dibuat dengan biaya besar
Saat?musim hujan tiba sejumlah permukiman tergenang banjir lantaran juga debit air terlalu tinggi di atas kemampuan drainase
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengajak warga bergotong royong membersihkan dan menjaga drainase untuk mengantisipasi genangan air pada musim hujan.
Pemkab Kotim harus aktif mengawasi setiap pembangunan toko atau ruko di pinggir jalan utama, terutama jika proyek itu menutup atau memperkecil saluran