Hewan Ternak Diungsikan Bertambah di RPH Kalampangan
Kondisi ini disebabkan kondisi air yang semakin bertambah setiap harinya, membuat warga terpaksa harus turut mengevakuasi hewan ternak ke tempat yang lebih aman
Tag
Kondisi ini disebabkan kondisi air yang semakin bertambah setiap harinya, membuat warga terpaksa harus turut mengevakuasi hewan ternak ke tempat yang lebih aman
Kepala Unit Pelaksanan Teknis Daerah Rumah Potong Hewan atau UPTD-RPH Palangka Raya milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, drh Ganjar Priyatno mengatakan, pada prinsipnya para pengusaha hewan ternak menyambut baik setiap langkah upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19.
Anggota DPRD Kapuas, Faujiannor mengapresiasi pelatihan budidaya ternak besar di Desa Manyahi, Kecamatan Mantangai, untuk mendukung program unggulan kawasan pedesaan atau prukades.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sukamara bresama kelompok ternak penerima penerima bantuan sapi, menandatangani surat perjanjian hibah. Adapun total sapi yang disalurkan sebanyak 65 ekor.
Larangan menyembelih sapi atau kerbau betina produktif sudah diatur dalam Undang-undang Peternakan Nomor 41 Tahun 2014. Jika dilanggar, ada konsekuensi hukumnya.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Sukamara akan mendata hewan ternak yang masuk dan keluar wilayah. Terutama menjelang Idul Adha pada Agustus mendatang.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung Mas, Yuliana Elisabeth menyampaikan ada beberapa gejala yang muncul pada sapi, saat menderita penyakit diare.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung Mas, Yuliana Elisabeth menyampaikan ada beberapa gejala yang muncul penyakit flu sapi.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung Mas, Yuliana Elisabeth menyampaikan ada beberapa gejala yang muncul pada sapi, saat terkena penyakit kulit.
Wakil Bupati Sukamara, H Ahmadi menyampaikan pesan kepada penerima bantuan ternak. Salah satunya, agar bantuan dapat dipelihara dengan baik, sehingga bisa terus berkembang.
Pemkab Sukamara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), akan menyalurkan bantuan 65 ekor sapi. Bantuan akan diserahkan untuk 7 kelompok ternak.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menargetkan 1.300 ayam dan beben divaksin Newcastle Desease (ND) atau tetelo. Dan saat ini sudah 600 hewan ternak itu diberi vaksin.
Pemerintah Kabupaten Sukamara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memvaksin ayam dan bebek milik masyarakat. Vaksinasi ini untuk menghindari penyakit yang menyerang ternak ayam dan bebek.
Pemeliharaan hewan ternak di Kota Palangka Raya sebentar lagi harus dilakukan sesuai aturan yang diberlakukan dalam peraturan daerah (perda).
Kabid Peternakan DKPP Sukamara, Syamsir Hidayat mengatakan jumlah itik alabio yang disalurkan sebanyak 422 ekor, untuk dua kelompok ternak di Kecamatan Sukamara.
Itik alabio dapat memproduksi telur mencapai 220 - 250 butir per ekornya pada puncak produksi 92,70%. Dan untuk bobot telur mencapai 59 sampai 65 gram per butir
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sukamara menyalurkan bantuan itik alabio sebanyak 422 ekor untuk 2 kelompok ternak yang ada di Kecamatan Sukamara.
Pemantauan ini untuk memastikan hewan ternak yang masuk Sukamara dalam kondisi sehat sehingga aman dikonsumsi oleh masyarakat
"Untuk lebih diperhatikan adalah wilayah pesisir. Di sana banyak ternak sapi yang tidak dikandangkan," kata Kasat Lantas Polres Sukamara, Iptu Azmi Halim.
Masyarakat Kota Sukamara, Kabupaten Sukamara, mengeluhkan tindakan para peternak sapi yang membiarkan hewan peliharaan mereka bebas berkeliaran.