Kasus Campak dan Rubella di Kapuas terus Bertambah
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyebutkan, jumlah kasus campak dan rubella di Kabupaten Kapuas terus bertambah.
Tag
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyebutkan, jumlah kasus campak dan rubella di Kabupaten Kapuas terus bertambah.
Target untuk Puskesmas Kayon ialah 8.000 vaksinasi namun angka ini belum tercapai.
Cakupan vaksinasi measles rubella di Kota Palangka Raya masih rendah. Persentasenya bahkan berada di posisi bawah se-Kalteng bersama Kabupaten Seruyan, Murung Raya, dan Barito Utara.
Banyaknya keraguan para orangtua di Barito Utara (Barut) mevaksin Measles dan Rubella (MR) terhadap anak mereka membuat capaian vaksin campak dan rubella tersebut masih rendah, yakni baru mencapai 40 persen.
Pihak Dinkes mengacu pada fatwa MUI pusat Nomor: 33 tahun 2018 tentang penggunaan vaksin MR produk dari serum institute of India untuk imunisasi. Pada poin ketiga menyebutkan, hukumnya masih diperbolehkan (Mubah) dalam kondisi terpaksa karena belum ditemukan vaksin MR yang halal.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) merespon cepat adanya penetapan Kejadian luar biasa (KLB) campak-rubella yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas.
Terjadi kejadian luar biasa (KLB) campak di Kabupaten Kapuas. Adakah hubungannya antara angka cakupan imunisasi Measles dan Rubella (MR) dengan angka kesakitan terhadap penyakit tersebut?
Kota Palangka Raya termasuk deretan empat terendah. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng menyebutkan cakupan vaksinasi MR untuk Kota Palangka Raya 41,98%.
Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng, yakni sudah mencapai 53,67 persen, dari jumlah target sasaran imunisasi MR sebanyak 691,363 anak. Sementara di level nasional, jumlah cakupan mencapai 44,4 persen. Data ini hasil update per 12 September 2018.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kapuas terus menggelar penyuluhan tentang penyakit campak dan rubella, kali ini dilakukan lewat siaran radio.
Dalam memaksimalkan capaian imunisasi campak dan rubella, Dinas Kesehatan mendorong petugas medis untuk menyasar daerah-daerah yang masih minim imunisasi.
Dengan imunisasi MR maka bisa mencegah penyebab kematian bayi, balita, dan remaja
Ada 171 anak didik yang divaksin MR oleh petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara
Sudah ada 16.107 anak di Kabupaten Barito Selatan yang diberikan vaksin MR
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur Simon Sembiring, mengatakan bahwa pelaksanaan imunisasi vaksin Measles and Rubella terus berlanjut dan bersifat tidak memaksa.
Sebagian masyarakat memang meminta agar pelaksanaan imunisasi MR ditunda. Pihaknya pun menyetujui sambil melaukan pendekatan.
Bila dipersentasekan, jumlah tersebut sekitar 42 % dari target 76 ribu lebih anak.
MUI Kalimantan Barat (Kalbar) telah bersikap soal kehalalan vaksin Measles Rubella (MR). Disebutkan ada kandungan babi dalam vaksin itu.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas mengadakan sosialisasi kepada para tokoh guna memberikan pengertian bahwa tujuan imunisasi campak dan rubella tersebut sangat baik untuk melindungi kesehatan anak dari penyakit
Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas terus mensosialisasikan manfaat mengimunisasikan anaknya dengan vaksin campak dan rubella