Jembatan Kayu di Desa Sumber Mulya Nyaris Runtuh
Untuk sementara jembatan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Pihaknya juga sudah memasang garis peringatan di tempat kejadian
Tag
Untuk sementara jembatan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Pihaknya juga sudah memasang garis peringatan di tempat kejadian
Ketua Komisi III DPRD Kapuas Kunanto saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Pematang Kecamatan Kapuas Kuala menerima aspirasi warga setempat yang mengeluhkan jembatan rusak belum diperbaiki.
Dinas pekerjaan umum (PU) di kabupaten seharusnya memiliki program tanggap darurat agar kerusakan di infastruktur bisa tetap digunakan
Infrastruktur jembatan masih menjadi perhatian kalangan DPRD Kabupaten Kapuas. Salah satunya jembatan Sei Telaga di Kelurahan Murung Keramat, Kecamatan Selat.
Warga Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, meminta kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperbaiki jalan longsor dan jembatan rusak.
Kasat Lantas Polres Kapuas AKP Abdul Wakid minta pengendara mengurangi kecepatan saat melintas di Jembatan Pulau Telo karena ada salah satu bagian sisi jalan yang rusak.
Setelah dicek Balai Besar Kementerian PU Perwakilan Kalteng, Dinas Perhubungan Kapuas dan Satlantas Polres Kapuas rencanya mulai besok lantai atau jalan Jembatan Pulau Telo yang rusak akan diperbaiki.
Satuan lalulintas (Satlantas) Polres Kapuas memasang rambu-rambu pada lantai jalan yang rusak atau berlubang di Jembatan Pulau Telo, mengantisipasi terjadinya kecelakaan.
Pengecekan jembatan penghubung antara Kecamatan Selat dan Kecamatan Basarang ini dilakukan oleh Kasat Lantas Polres Kapuas AKP Abdul Wakid didampingi Kasi Angkutan Untung Harianto dan Pegawai Balai Besar PU Perwakilan Kalteng, Meironi
Para pengendara, baik roda dua maupun empat atau lebih diminta berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melewati Jembatan Pulau Telo, Kota Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas.
Dinas PUPR kabupaten dan kota di Kalteng disarankan untuk membuat jembatan kembar, sehingga saat terjadi bencana masih ada alternatif jembatan lainnya
Sejumlah Anggota DPRD Kapuas mengharapkan agar pengerjaan jembatan darurat di Desa Danau Pantau Kecamatan Timpah dapat segera dilaksanakan.
Ambruknya jembatan Desa Danau Pantau pada Sabtu (10/11/2018), membuat pengendara terpaksa menyeberang menggunakan jasa feri yang dioperasikan warga sekitar.
Ambruknya jembatan itu diduga akibat meningkatnya debit air karena curah hujan tinggi pada Sabtu (10/11/2018).
Untuk sementara akses penyeberangan diupayakan menggunakan kelotok atau perahu kecil oleh masyarakat setempat dengan biaya Rp10 ribu per orang dan Rp30 ribu untuk satu buah kendaraan roda dua.
"Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, namun akses jalan dari Kecamatan Timpah ke Kecamatan Kapuas Tengah dan Kecamatan Pasak Talawang terganggu," kata Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Panahatan Sinaga.
Jalan penghubung antar kecamatan di bagian Utara Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami kerusakan yang sangat parah. Bahkan tidak jarang banyak kendaraan yang jadi korban karena harus terperosok ke jembatan darurat itu.
Sejumlah kayu ulin berukuran 10x10 meter yang terpasang dan menjadi konstruksi Jembatan Patah di Jalan Kapten Mulyono, Sampit, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ada yang mencurinya.
Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Heri A Junas mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat serius memperhatikan perbaikan jembatan Sei Kahat.
"Jangan sampai ada korban baru diperbaiki. Nampaknya, hanya beberapa kayu saja yang perlu diganti," kata Sinta, warga Kuala Kurun.