Kampung KB Diminta Majukan Masyarakat
Ada 23 desa di Kabupaten Gunung Mas telah dicanangkan sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB), sejak tahun 2016 lalu.
Tag
Ada 23 desa di Kabupaten Gunung Mas telah dicanangkan sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB), sejak tahun 2016 lalu.
Dinas Pengendalian Penduduk eluarga Berencana dan Perlindungan Anak Kabupaten Barito Selatan, melakukan pembinaan Kampung Keluarga Berencana pada 2019 ini.
Selain senagai upaya mengurangi laju pertumbuhan penduduk, program Kampung KB juga diharpakan mampu mengurangi angka kemiskinan di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat ada 287 kampung Keluarga Berencana (KB) di Bumi Tambun Bungai.
Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak Kabupaten Barito Selatan, pada tahun ini bakam membina kampung keluarga berencana.
Pemerintah jangan hanya menetapkan kampung KB saja, Namun harus banyak program yang dilaksanakan untuk masyarakat. Sehingga masyarakat yang tinggal di kampung KB bisa sejahtera.
Keberadaan Kampung KB untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Palangka Raya.
Awal Februari ini kawasan Mendawai, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya telah dicanangka Pemerintah Kota Palangka Raya sebagai Kampung KB.
Ada 23 desa kampung KB, itu yang menjadi sasaranProgram Desa Sadar Administrasi Kependudukan.
DPRD mengharapkan program di Kampung KB bisa terus ditingkatkan agar menjadi contoh untuk desa yang lain
Hingga saat ini sebanyak 23 desa di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) ditetapkan sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB).
"Untuk menyukseskan Kampung KB, semua sektor harus terlibat. Jadi, bisa mengerjakan program sesuai tupoksinya masing-masing," pesan Wakil Bupati Kotim, Taufiq Mukri.
Peresmian Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, sebagai Kampung KB, menambah jumlah kampung yang sudah terbentuk. Totalnya, sejak dimulai pada 2016 lalu, Kotim sudah memiliki 33 Kampung KB.
"Tujuan program Kampung KB ini untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dan mudah-mudahan dengan diresmikannya Kampung KB ini, bisa tercapai hal tersebut," kata Satyawati.
Program KKBPK di Kotim diharapkan bisa memberikan daya ungkit terhadap keberhasilan program, sehingga bisa memberikan dampak terhadap sasaran yang selama ini diinginkan
Untuk membangun kampung KB butuh dukungan semua pihak
Dengan dijadikannya kampung KB ini sehingga masyarakat bisa mengakses fasilitas kesehatan, sehingga akan membantu dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk
Pada dasarnya Kampung KB tersebut merupakan satuan wilayah yang memiliki kriteria tertentu. Yakni terdapat keterpaduan program kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis.
Kampung Keluarga Berencana (KB) dapat menjadi gambaran dari sebuah desa yang di dalamnya terdapat keterpaduan dari program pembangunan kependudukan, KB dan pembangunan keluarga yang disinergikan dengan program pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis.
Bupati Barito Utara H Nadalsyah mengatakan, Kampung Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu program revolusi mental berbasis keluarga untuk membangun karakter bangsa Indonesia.