Disperindag Palangka Raya Jamin Stabilitas Harga Bahan Pokok Produksi Lokal
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palangka Raya menjamin bahan makanan pokok hasil produksi lokal aman saat Ramadan maupun menjelang Idul Fitri.
Tag
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palangka Raya menjamin bahan makanan pokok hasil produksi lokal aman saat Ramadan maupun menjelang Idul Fitri.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palangka Raya berencana mengintensifkan pengawasan distribusi kebutuhan pokok selama Ramadan.
Selama ini Disperindag Kota Palangka Raya sudah secara rutin melakukan pengawasan, terutama terkait harga bahan pokok di lapangan.
Masyarakat yang cermat saat berbelanja akan terhindar dari kecurangan pedagng. Apalagi, kalangan ibu rumah tangga biasanya sudah sangat mengetahui ciri-ciri beras yang baik ataupun tidak.
Modus tersangka, beras kualitas rendah dicampur dengan kualitas premium, lalu dikemas ke dalam karung beras kualitas super.
Pengalaman tahun-tahun sebelumnya agar dijadikan bahan evaluasi bersama. Sehingga, permasalahan seperti ini tidak terulang lagi dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat.
Pemerintah diminta mengendalikan stok pangan secara domestik. Demikian disampaikan Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Abdul Hayie, terkait antisipasi penaikan harga kebutuhan pokok di momen tertentu.
"Kebiasaan kita kan kalau menjelang hari besar begini apa-apa mahal. Mahal ini kan karena yang mencari banyak, yang tersedia sedikit. Makanya kita minta ketersediaan bahan-bahan pokok itu yang dijaga," kata Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya, Nenie A Lambung.
Hasil produksi pertanian di Gunung Mas masih belum mencukupi untuk kebutuhan masyarakat, sehingga harus didatangkan dari luar daerah
Marianto mengharapkan, pascahari Raya Idul Fitri harga kebutuhan pokok di pasar Kuala Kurun tidak mengalami penaikan. Bahkan diharapkan harga yang sempat naik bisa menurun.
Kerawanan jelang hari besar keagamaan seperti halnya lebaran, antara lain kerawanan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. Terkait itu, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menekankan agar jangan coba-coba membuat instabilitas pangan.
Sepeken sekali pegawai Disperindag Gunung Mas melakukan pemantauan harga sembako
DPRD Kapuas mengharapkan SOPD teknis memantau harga kebutuhan pokok selama Ramadan
Stok sembako di Bulog Sub Divisi Regional Pangkalan Bun diperkirakan cukup hingga empat bulan ke depan.
Yang kerap jadi permasalahan selama Ramadan ialah naiknya harga kebutuhan pokok.
Harga beras Rp11.500 per kg, gula pasir Rp12.500, minyak goreng Rp13 ribu dan tepung Rp18 ribu per kg, sedangkan daging dijual dengan harga Rp80 ribu.
Sanksinya, berupa teguran pertama. Jika masih dilakukan, akan ada teguran kedua. Namun jika tetap membandel, akan langsung dicabut izin dagangnya. Adapun prosesnya melalui persidangan.
BORNEONEWS, Buntok – Warga Kota Buntok antusias menyerbu pasar penyeimbang yang digelar Disperindagkop dan UKM bersama Perum Bulok Seksi Logostik Buntok Barito Selatan (Barsel), Rabu (20/12/2017).…
BORNEONEWS, Buntok – Jelang Natal dan tahun baru, Disperindagkop dan UKM Barito Selatan (Barsel), bekerjasama dengan Perum Bulog Buntok menggelar pasar penyeimbang selama dua hari. Pasar penyeimbang…
BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur meminta pemerintah daerah untuk memantau dan mengawasi harga kebutuhan pokok di pasar. Apalagi dalam waktu dekat ini perayaan…