Kerugian Tabrak Tongkang Rp700 Juta
BORNEONEWS, Sampit - Dari pendataan dan pemeriksaan sementara Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) kerugian yang dialami korban tabrak tongkang Terang 310 yang…
Tag
BORNEONEWS, Sampit - Dari pendataan dan pemeriksaan sementara Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) kerugian yang dialami korban tabrak tongkang Terang 310 yang…
Hanyutnya tongkang Terang 310 yang tambat di Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur, membuat sejumlah lanting dan perahu imbal warga rusak dan tenggelam.
Agen Pelayaran Jatarim dan nahkoda yang lalai hingga menyebabkan tongkang hanyut dan menabrak sejumlah lanting dan kelotok warga di tepi Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), hanya diberi sanksi berupa teguran/
Agen Pelayaran Jatarim siap bertanggungjawab dan mengganti rugi para korban atas kerusakan yang diakibatkan oleh tabrakan tongkang di Sampit.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sampit Toto Sukarno mengatakan, pihaknya bersama polisj sudah memanggil nahkoda dan pihak agen tongkang yang hanyut dan menabrak lanting serta kelotok warga di tepi Sungai Mentaya.
Sampai saat ini aparat berwenang masih melakukan pendataan untuk mengetahu berapa rumah warga yang rusak akibat dihantam tongkang
Saat kejadian kondisi tongkang dalam keadaan kosong
Saat itu air sedang pasang dan arus di Sungai Mentaya dalam keadaan deras. Kemudian, tongkang yang berhenti di tengah sungai langsung hanyur ke tepi hingga menghantam sejumlah lanting dan kelotok warga.
Pemili taksi air terbangun dan naik ke darat setelah mendengar benturan keras yang menyelamatanya. Setelah terdengar suara benturan keras, tongkang milik PT SAS langsung menabrak kapal milik Lesa.
Enor beserta warga setempat berencana mencari tahu pemilik tongkang itu. Mereka akan mendatanginya untuk meminta ganti rugi. Kerugian keseluruhan bangunan yang hancur diperkiraan mencapai puluhan juta rupiah.
Enor sempat berteriak ketika melihat tongkang tanpa kapal pandu (tugboat) yang mendekat. Dengan cepat Enor dan warga lainnya, langsung berlarian naik ke darat.
Tim terpadu bersama warga desa terus melakukan penyisiran terhadap dua korban lain yang masih belum ditemukan.
Tim terpadu dari Polsek Katingan Hulu, TNI, dan Pemerintah Kecamatan Katingan Hulu, masih melakukan pencarian terhadap tiga warga yang hilang pada peristiwa tenggelamnya kelotok.
Kelotok berpenumpang lima warga Tumbang Sanamang Kecamatan Katingan Hulu Kabupaten Katingan dilaporkan karam di Riam Penyakeru, Desa Tumbang Mahop Kecamatan Katingan Hulu.
BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Mengantisipasi kecelakaan di sungai menghadapi tahun baru, para nakhoda kapal feri penyeberangan tradisional di Kapuas dicek kesehatan dan tes urine. Ini juga sebagai…
BORNEONEWS, Sampit - Kecelakan air antara KM Kelimutu dengan KM Maju 88 ternyata disebabkan kemudi KM Kelimutu yang sulit dikendalikan. "Kecelakaan itu disebabkan kemudi KM Kelimutu yang kehilangan…
BORNEONEWS, Sampit - Telah terjadi kecelakaan lalu lintas perairan di Sungai Mentaya antara KM Kelimutu dengan KM .MAJU 88, Rabu (13/12/2017) sekitar pukul 00.30 WIB. Laka air tersebut terjadi di…
BORNEONEWS, Puruk Cahu - Kapolsek Sumber Barito dan Camat Seribu Riam ikut menjadi korban dalam kecelakaan yang mengakibatkan karamnya speedboat milik Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD)…
BORNEONEWS, Puruk Cahu - Kejadian dengan karamnya speed boat milik Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Murung Raya (Mura) dekat Desa Tumbang Kunyi, Kecamatan Sumber Barito membuat…
BORNEONEWS, Puruk Cahu - Speed Boat milik Dinas Pemberdayaan Masyarakat desa (DPMD) Kabupaten Murung Raya (Mura) di Sungai Barito mengalami kecelakaan saat melewati Desa Tumbang Kunyi, Kecamatan…