102 Pelaku Usaha Kepariwisataan Di Kotim Terdampak Covid-19
Sebanyak 102 pelaku usaha keparowisataan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ikut terdampak?pandemi virus Corona atau Covid-19 di daerah ini/?
Tag
Sebanyak 102 pelaku usaha keparowisataan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ikut terdampak?pandemi virus Corona atau Covid-19 di daerah ini/?
Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah menyebut bahwa peran kelompok sadar wisata atau Pokdarwis sangat penting untuk pengembangan kepariwisataan di Kota Cantik.
Keterlibatan masyarakat secara langsung ini menunjukkan upaya membangun karakter pariwisata mulai terwujud
Saat ini upaya membangun sektor pariwisata di Kota Palangka Raya juga terus digiatkan
Pelaksanan Tugas (Plt* Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Pulang Pisau Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Halidi membuka kegiatan Pelatihan Manajemen Homestay yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pulang Pisau- Senin, 22 Juli 2019.
Disbudpar Kabupaten Pulang Pisau memberikan pelatihan mengenai manajemen homestay kepada masyarakat di desa yang memiliki potensi wisata.
Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas SDM pariwisata melalui kepariwisataan para guru
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya berencana membangun monumen di kawasan wisata Sei Gohong.
Potensi wisata di Kabupaten Pulang Pisau menurut Direktur Wow Borneo Kalimantan Tour Destination Gaye Thavisin, begitu mengagumkan.
Pemkab saat ini terus berupaya untuk melakukan perbaikan terhadap sejumlah pasar yang ada di Kotim ini. Terutama di perkotaan, baik itu pasar ikan, PPM, maupun lainnya.
Anggota Komisi X DPR RI Asdi Narang meminta agar Pemerintah Pusat mendukung program pariwisata di Kalimantan Tengah (Kalteng) agar bisa lebih maju.
Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) mengapresiasi pengembangan wisata Kalteng melalui klasterisasi yang bakal diteliti Said Ismail, mahasiswa Pasca Sarjana Magister Ilmu Ekonomi UPR.
Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Sarjono meminta Pemkab Kotim untuk lebih gencar lagi mempromosikan objek wisata yang ada di daerah ini. Terutama promosi kepada masyarakat luar daerah.
"Potensi pariwisata terutama di wilayah pesisir Kotim dan Seruyan sangat luar biasa apabila dikelola dengan baik ke depannya. Pemerintah provinsi tinggal memperhatikan bagaimana ketersediaan infrastruktur pendukungnya seperti akses jalan, bandara dan lainnya," kata Gubernur.
Pelaku usaha tempat hiburan karaoke, hotel dan penginapan, biliar, rumah makan, pelelola objek wisata, dan travel tour diimbau mengurus surat TDUP ke kantor DPMPPTSP Kabupaten Barito Utara.
Kabupaten Barito Utara memiliki tiga objek wisata unggulan yakni Bumi Perkemahan Panglima Batur di Desa Treheyan, DAM di Desa Terinsing, dan Air Terjun Jantur Doyan di Km 18, jalan Muara Teweh-Puruk Cahu.
BORNEONEWS, Palangka Raya – Sejumlah peneliti Kalimantan Tengah (Kalteng) membahas sejumlah isu daerah yang menarik untuk dilakukan riset. Bagaimana strategi ‘jualan’ pariwisata Kalteng yang eksotik…
BORNEONEWS, Kasongan - Pemerintah Kabupaten Katingan berusaha terus membenahi objek wisata dalam upaya promosi. Salah satunya adalah memadukan lokasi wisata dengan kuliner khas. Hal tersebut terlihat…
BORNEONEWS, Kuala Kurun- Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispapora) Kabupaten Gunung Mas Suprapto Sungan mengatakan, tahun ini ada dua obyek wisata yang akan dikembangkan. "Obyek wisata…
BALI akan menggelar Festival Barong 2016 di Taman Budaya Denpasar, 22-23 Januari mendatang. Festival ini digelar untuk makin mempopulerkan Tari Barong yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia…