Menlu Retno Bahas Situasi Myanmar dengan Menlu China
Dalam pembahasan itu, Menlu RI menekankan keterbukaan ASEAN bagi semua mitra dalam pelaksanaan kerja sama dalam konteks pandangan Indo-Pasifik itu, serta upaya untuk terus memajukan kerja sama
Tag
Dalam pembahasan itu, Menlu RI menekankan keterbukaan ASEAN bagi semua mitra dalam pelaksanaan kerja sama dalam konteks pandangan Indo-Pasifik itu, serta upaya untuk terus memajukan kerja sama
Utusan khusus Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk Myanmar Christine Schraner Burgener mengatakan pada sidang Dewan Keamanan PBB pada Rabu bahwa "pertumpahan darah akan segera terjadi" di negara Asia Tenggara itu karena penumpasan terhadap protes anti-kudeta meningkat.
Militer Myanmar selama beberapa dekade membenarkan cengkeramannya pada kekuasaan dengan mengatakan bahwa militer adalah satu-satunya institusi yang mampu menjaga persatuan nasional
Sebuah LSM internasional bernama HWPL, yang berkantor pusat di Korea Selatan dan berafiliasi dengan ECOSOC PBB, mengeluarkan pernyataan yang mengungkapkan keprihatinan mendalam tentang krisis hak asasi manusia yang timbul dari kudeta militer baru-baru ini dan protes massal di Myanmar. HWPL meminta masyarakat internasional untuk bergabung dalam upaya mendukung pendekatan damai untuk menyelesaikan konflik di Myanmar saat ini.
Pesawat-pesawat tempur militer Myanmar pada Sabtu (27/3) meluncurkan serangan udara di sebuah desa dekat perbatasan Thailand di wilayah kekuasaan kelompok etnik bersenjata, kata kelompok itu, saat kekhawatiran perang saudara meningkat pascakudeta militer Februari.
Datanya menunjukkan bahwa sekitar seperempat dari mereka tewas akibat tembakan di kepala, menimbulkan kecurigaan bahwa mereka menjadi sasaran pembunuhan
Sekitar 300 tahanan yang ditangkap di Myanmar karena memprotes kudeta militer bulan lalu dibebaskan pada Jumat, menurut seorang saksi mata dan laporan media.
Sebuah organisasi yang bergerak di bidang budaya dan perdamaian dunia, HWPL, mengungkapkankeprihatinan yang mendalam atas situasi di Myanmar yang telah menimbulkan korban?jiwa dan menjadi ancaman berat bagi hak asasi manusia.
Militer Myanmar menuduh para demonstran ranti junta melakukan pembakaran dan kekerasan, hingga mengakibatkan 164 pengunjuk rasa tewas dalam tindakan yang brutal itu.
Juru bicara junta belum dapat dihubungi untuk dimintai komentar, namun sebelumnya mengatakan pasukan keamanan menggunakan kekuatan hanya jika diperlukan. Para pengkritik mencemooh pernyataan tersebut
Kelompok media Irrawaddy mengatakan 3 orang tewas. Beberapa saksi mata dan media lokal mengatakan seorang pemuda ditembak hingga tewas di Kota Bago, dekat Yangon
Lebih dari 2.100 orang ditangkap, kelompok itu. Sedikitnya 13 orang tewas pada Sabtu, yang menjadi salah satu hari paling berdarah sejak kudeta 1 Februari, kata saksi mata dan media lokal
Setidaknya?dua orang tewas ditembak polisi di Myanmar semalam, media domestik melaporkan, ketika para aktivis menyerukan lebih banyak protes anti kudeta pada peringatan kematian seorang siswa yang pembunuhannya pada 1988 memicu pemberontakan melawan pemerintah.
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menilai perlu langkah konkret para pemimpin ASEAN untuk mendesak elite di Myanmar menahan diri dan membuka dialog dengan kelompok demonstran guna mencegah jatuhnya korban jiwa semakin banyak di negara tersebut.
Dewan juga gagal mengeluarkan ancaman lebih lanjut terhadap junta Myanmar karena Cina dan Rusia menentang langkah itu
Seorang pejabat dari partai pemimpin Myanmar yang digulingkan, Aung San Suu Kyi, tewas dalam tahanan polisi, kata rekannya pada Minggu, sementara unjuk rasa menentang kudeta militer di berbagai kota di negara itu masih berlangsung.
PBB mengatakan pasukan keamanan telah membunuh lebih dari 50 orang untuk membasmi demonstrasi dan pemogokan harian di negara Asia Tenggara itu sejak militer menggulingkan dan menahan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi pada 1 Februari
Negara Asia Tenggara itu telah jatuh ke dalam kekacauan sejak militer menggulingkan dan menahan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi pada 1 Februari. Demonstrasi dan pemogokan harian telah mencekik bisnis dan melumpuhkan pemerintahan
BORNEONEWS, Jenewa - Penyelidik HAM PBB di Myanmar Thomas Andrews, Kamis 4 Maret 2021 mengungkapkan bahwa militer di negara itu telah membunuh, memukul serta sewenang-wenang menangkap demonstran…
Amerika Serikat pada Kamis (4/3) mengumumkan langkah-langkah baru untuk menghukum tentara Myanmar atas kudeta 1 Februari, dengan memblokir kementerian pertahanan dan dalam negeri serta konglomerat militer tingkat atas dari jenis perdagangan tertentu.