Tag
#Obesitas
Tim Dokter Siap Operasi Ulang Jika Hal Buruk Terjadi
Tim dokter siap menghadapi segala kemungkinan terburuk yang akan terjadi pada Titi Wati, baik itu saat sedang menjalani rawat inap, ataupun saat menjalani rawat jalan nantinya.
Ini Makanan dan Minuman Titi Wati Pasca Operasi
Titi wati hanya bisa mengonsumsi beberapa jenis makanan yang sudah dianjurkan oleh ahli gizi.
Ini Perkembangan Titi Wati Setelah Operasi
Titi Wati sudah mampu mobilisasi dengan melakukan beberapa gerakan di antaranya bergeser dan juga membalikkan badan.
RSUD Doris Sylvanus Gandeng Puskesmas dan Dinsos untuk Pendampingan Titi Wati
Kerjasama yang dilakukan bersama Dinsos dan Puskesmas tersebut bertujuan untuk mengawasi dan mengontrol asupan makanan dan gizi yang akan dikonsumsi Titi Wati selama menjalani rawat jalan.
Titi Wati akan Pulang dan Menjalani Rawat Jalan
Pihak RSUD Doris Sylvanus akan segera mempersiapkan segela keperluan Titi Wati. Dimulai dari transportasi hingga edukasi kepada keluarga terkait asupan makanan untuk Titi Wati.
Titi Wati Rencananya akan Pulang 2 Minggu Lagi
Alasan lain Titi Wati belum dipulangkan adalah mobilitas dari pasien untuk dipindahkan. Tentunya jika ada kesalahan maka itu akan membahayakan Titi Wati sendiri
Tim Medis Sediakan Kasur Khusus untuk Titi Wati
Direktur RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, Yayuk Indriaty mengatakan kasur khusus dengan tirah baring lama atau yang biasa disebut matras decubitus tersebut, digunakan untuk mencegah terjadinya lecet atau luka pada tubuh Titi Wati.
Titi Wati Mulai Bisa Makan
"Kalau kemarin pasien baru bisa minum. Sekarang sudah bisa makan makanan tertentu dengan pendampingan ahli gizi," kata Cipta, Kamis, (17/1/2019).
Kondisi Titi Wati Kian Membaik
Titi Wati dikabarkan masih akan menjalani perawatan di RSUD Doris hingga 2 Minggu ke depan setelah dirawat di ruang rawat biasa
Titi Wati Sudah Dirawat di Ruang Edelweis
Pemindahan Titi Wati dilakukan, Kamis (17/1/2019) pukul 02.30 WIB
Tim Dokter dari Bali Meninggalkan Palangka Raya
Tim dokter ahli yang didatangkan dari bali untuk membantu penanganan operasi Bariatrik terhadap Titi Wati, Rabu (16/1/2019), meninggalkan Palangka Raya.
Operasi Bariatrik Titi Wati, Penurunan Berat Badan Cepat Bukan Prioritas
Penurunan berat badan yang terlampau cepat akan berbahaya bagi Titi Wanita, karena bisa menggangu fungsi organ-organ.
Titi Wati Direncanakan Jalani Operasi Kedua
Operasi kedua yang akan dijalani Titi Wati merupakan operasi Bypass usus. Namun operasi tersebut harus menunggu keadaan Body Mass Index dari Titi Wati mencapai 50 sampai 60%.
Ini Kesulitan Tim Dokter saat Operasi Titi Wati
Dalam operasi yang berjalan 1 jam 15 menit tersebut, tim dokter mengalami sedikit kesulitan lantaran perut Titi Wati yang besar dan bertumpuk lemak.
Titi Wati Masih di ICU
Rencana pemindahan Titi Wati dari ruang ICU ke ruang rawat batal karena belum dilakukan pemeriksaan medis.
24 Jam Titi Wati Jalani Perawatan Intensif
Titi Wati akan menjalani perawatan di ruang inap biasa, jika kondisi Titi Wati telah terpantau dalam kondisi stabil dan normal
Titi Wati Kehilangan 60 Persen Lambungnya Pasca Operasi
Dalam operasi ini seluruh rangkaian prosesdur dalam menjalankan operasi Bariatrik terhadap Titi Wati telah berjanda tengan baik
Gubernur akan Sumbangkan Rp200 Juta untuk Modal Dagang Anak Titi Wati
Gubernur juga akan membantu dalam pendidikan Herlina yang saat ini telah berhenti sekolah
Gubernur Kalteng Jenguk Titi Wati
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengunjungi RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, Selasa (15/1/2019) sore.

