Wartawati Sampit Terjebak di Palu Sudah Bisa Dihubungi
Wartawati Radar Sampit, Desi Wulandari yang kini posisinya berada di lokasi gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah dipastikan dalam kondisi baik-baik saja.
Tag
Wartawati Radar Sampit, Desi Wulandari yang kini posisinya berada di lokasi gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah dipastikan dalam kondisi baik-baik saja.
"Tadi adiknya ada menelpon. Hingga kini Desi belum bisa dihubungi, kami juga berusaha menghubunginya, namun masih belum bisa," kata Rado, teman sekantor Desi, Sabtu (29/9/2018).
Sejak meninggalkan rumah pada 14 Juni 2018, Farelayati Komariah hingga saat ini belum kembali. Perempuan ini pergi tidak sendiri, ia juga membawa anak laki-lakinya yang masih berusia 1,5 tahun.
Maskanah dalam kondisi sehat saat ditemukan keluarganya di Pulang Pisau
Maskanah hilang sejak Jumat, namun hingga Sabtu pagi tadi pihak keluarga sudah menemukannya
Tugboat melintas tepat di lokasi korban terjatuh. Sehingga setelah itu, korban tidak lagi terlihat. Amat diduga tenggelam di tengah sungai tersebut sekitar pukul 12.30 WIB.
Korban bernama Arman (30) hilang dan tenggelam di sungai sekitar pukul 04.00 WIB. Sebelumnya, korban sedang menjaga kelotok bersama dua orang rekannya, Supriansyah alias Igon dan Saup.
Meski saat ini sudah masuk hari ke-17 hilangnya M. Rusli (65 tahun) warga Jalan Mak Jambek RT 04 Kelurahan Mendawai Seberang Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) ternyata upaya pencariannya masih terus berlanjut.
Sandi berpikir dunia mau kiamat dan akan terjadi banjir besar. Sehingga memilih berenang di sungai dan lari ke hutan. Hingga akhirnya ditemukan bersembunyi dalam kapal.
Dengan memggunakan boat milik BPBD Kobar, sekitar pukul 08.00 WIB tim bergerak mencari keberadaan korban mulai dari Sungai Arut.
Anjing itu bukan milik aparat keamanan, melainkan milik masyarakat. Akan tetapi, anjing itu memang biasa dilatih untuk mencari jejak.
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lantunan Surah Yasin terdengar jelas dari posko pencarian M Rusli warga M. Rusli (65 tahun) warga Jalan Mak Jambek RT. 04 Kelurahan Mendawai Seberang Pangkalan Bun…
Hingga hari ketujuh pencarian M.Rusli (65 tahun) warga Jalan Mak Jambek RT. 04 Kelurahan Mendawai Seberang Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang hilang sejak Rabu (17/1/2018) sekitar pukul 15.30 WIB masih juga belum ditemukan.
M Rusli, kakek berusia 65 tahun hilang saat berkebun di Jalan Jendral Sudirman Gang Sintang Sejahtera, Bamban, Kelurahan Mendawai Kecamatan Arut Selatan. "
BORNEONEWS, Muara Teweh - Setelah empat hari hilang, karyawan lepas PT BGP sub contractor PT Ophir Indonesia yang sedang melaksanakan kegiatan seismik di Desa Karendan, Kecamatan Lahei akhirnya…
BORNEONEWS, Kasongan - Nurahman (17), siswa SMKN 1 Mendawai, Kabupaten Katingan, berhasil selamat setelah tersesat di hutan selama tujuh hari lamanya. Selama tujuh hari itu pula para warga di sana…
BORNEONEWS, Kasongan - Nurahman (17), siswa SMKN 1 Mendawai, Kabupaten Katingan, berhasil selamat selama tersesat di hutan selama tujuh hari lamanya. Apa rahasia remaja ini bisa bertahan hidup selama…
BORNEONEWS, Ksongan - Hebat! Mungkin kata ini tepat untuk menggambarkan kondisi Nurahman (17), siswa SMKN 1 Mendawai (bukan SMA 1 Mendawai) Kecamatan Mendawai, Kabupaten Katingan. Pasalnya, pada hari…
BORNEONEWS, Kasongan - Jumat (3/11/2017) merupakan hari keenam hilangnya siswa SMKN 1 Mendawai, Kabupaten Katingan, bernama Nurohman, 17. Hingga kini warga masih mencari korban di sekitar Sungai…
BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kasus hilangnya nenek Siti (80) warga Pangkalan Sari, Kecamatan Basarang kini sudah semakin jelas, perahu sampan milik tetangga yang juga hilang bersama dengan korban kini…