Anggota Satpol PP Seruyan Patroli Sambil Cek Lampu PJU
Patroli yang dilakukan tidak hanya untuk mengawasi PJU, tapi juga membubarkan para remaja yang nongkrong hingga larut malam agar menghindari tindakan maupun kejadian yang tidak diinginkan
Tag
Patroli yang dilakukan tidak hanya untuk mengawasi PJU, tapi juga membubarkan para remaja yang nongkrong hingga larut malam agar menghindari tindakan maupun kejadian yang tidak diinginkan
Pemkab Sukamara akan melaksanakan program 1000 Penerangan Jalan Umum (PJU) di tahun 2020.
Banyaknya keluhan terkait tidak menyalanya lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kota Kuala Pembuang direspon Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Kabupaten Seruyan.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Handoyo mengkritik minimnya penerangan di Kota Sampit/ Kritik itu ia sampaikan Senin (25/2/2019).
Seperti yang di Jalan Ahmad Yani, Kuala Pembuang yang merupakan jalan utama kota masih banyak lampu PJU yang mati
Pemkab Seruyan di tahun 2019 ini menyiapkan anggaran untuk pemeliharaan dan perbaikan PJU.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan Bejo Riyanto menyayangkan Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan Pelabuhan Segintung banyak yang mati.
Anggaran untuk pengadaan PJU tenaga surya sekitar Rp2,7 miliar
Program tersebut tidak hanya menjangkau wilayah kota, namun juga hingga ke desa-desa agar suasana terasa lebih aman dan nyaman.
Program 1000 PJU tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman dan keindahan kota sehingga suasana Sukamara maupun daerah lainnya akan terlihat lebih terang.
Di anggaran 2018 tidak ada penambahan anggaran untuk perbaikan lampu PJU/ Sebab, pemeliharaan PJU tidak masuk anggaran murni.
Penerangan jalan hingga fasilitas publik itu adalah kewajiban dari pemerintah daerah untuk memperhatikannya. Masyarakat berhak mendapatkan penerangan yang baik di malam hari.
"Memang banyak PJU di dalam kota yang mati. Ini mengurangi kenyamanan masyarakat dalam berkendara di malam hari," kata Sekda Seruyan, Haryono, Rabu (12/11/2018).
PJU tenaga surya di Jalan Tjilik Riwut menuju arah Pelabuhan Segintung itu hanya menyisakan tiang lampu tanpa penerangan.
Pemerintah daerah sudah memungut retribusi PJU, namun di sisi lain masih ada beberapa lampu PJU yang belum bisa dinikmati masyarakat
Jembatan Soekarno yang merupakan antara Kuala Pembuang dan Desa Pematang Panjang yang merupakan akses utama antara Kuala Pembuang dan Kotawaringin Timur (Kotim) diharapkan ditambah penerangannya agar mencegah tindak kriminalitas.
Hingga saat ini PJU dalam Kota Sampit ini patut dipertanyakan, mulai dari pemeliharaan hingga fungsionalnya. Sebab banyak PJU di malam hari yang mati akibatnya jalanan menjadi gelap gulita.
Ada sejumlah areal PJU yang masih gelap sehingga rawan terjadi tindakan kriminal.
Pemkab Katingan melalui dinas teknis diminta untuk menhidupkan lampu di taman religi
Lampu penerangan sudah terpasang di setiap sudut taman, namun tidak menyala