Sukamara Masih Aman dari Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku
Saat ini Kabupaten Sukamara masih aman dari penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK yang menyerang hewan ternak terutama pada sapi.
Tag
Saat ini Kabupaten Sukamara masih aman dari penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK yang menyerang hewan ternak terutama pada sapi.
BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Sebagai langkah untuk mencegah penularan Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK pada hewan, jajaran Polres Seruyan melakukan kegiatan monitoring dan pengecekan ternak.…
Upaya pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku atau (PMK) terhadap ternak sapi, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sukamara melalui Bidang Peternakan melakukan pemantauan terhadap kesehatan ternak.
Peternak sapi di wilayah Kabupaten Sukamara mulai waspada terhadap penyebaran penyakit mulut dan kuku atau PMK yang saat ini banyak menyebar di wilayah Indonesia.
Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Hewan IPB University Sri Murtini menekankan pentingnya disinfeksi kandang hewan ternak yang terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk mencegah penularan kepada hewan lain.
Dari data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) per 14 Mei 2022 hingga saat ini, sudah ditemukan 34 ekor ternak sapi yang terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kobar.?
Lima ekor hewan ternak dengan suspek Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali ditemukan di Kabupaten Kotawaringin Barat. Itu berdasarkan?data dari Dinas Kesehatan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kobar?per 12 Maret 2022.
Dari hasil survei terindikasi ada yang terjangkit penyakit yang baru saja merebak di Jawa Timur itu. Sebab sapi tersebut ditemui menunjukkan gejala.?
Setiap ada indikasi pihaknya segera melakukan penanganan. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan klinis terhadap sapi untuk pengambilan sampel.?
Sekitar 11 ekor sapi potong yang diduga terpapar virus PMK merupakan sapi yang didatangkan dari Jawa Timur. Mengingat saat ini wabah PMK menyerang Sapi di Jatim.?
Adanya temuan outbreak (wabah) penyakit menular pada hewan ternak di Jawa Timur, mengancam pasokan hewan ternak dan kurban ke Kalimantan Tengah, khususnya ke Kabupaten Kotawaringin Timur/?