Hasil Akreditasi RSUD Sukamara Predikat Paripurna
Setelah mengikuti penilaian akreditasi pada akhir tahun 2022 lalu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukamara menerima hasil dengan predikat Paripurna.?
Tag
Setelah mengikuti penilaian akreditasi pada akhir tahun 2022 lalu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukamara menerima hasil dengan predikat Paripurna.?
Obat dan bahan habis pakai harus dikelola dengan sebaik-baiknya, upaya pengelolaan tersebut salah satunya dengan melakukan pengamanan terhadap obat dan alat kesehatan yang digunakan
Dalam pembangunan kesehatan yang dilakukan untuk melindungi masyarakat dari bahaya yang disebabkan oleh obat dan bahan habis pakai adalah dengan dilakukannya pemusnahan.
RSUD Sukamara mempersiapkan 6 unit mesin oksigen untuk memenuhi kebutuhan pasien.
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalan Bun atau yang bisa dipanggil BPJAMSOSTEK melaksanakan Kegiatan Promotif dan Preventif dengan menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada RSUD Kabupaten Sukamara pada Kamis, 15 Juli 2021.
Stok tabung oksigen yang dimiliki di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukamara saat ini terbatas, hal tersebut disebabkan karena kebutuhan mengalami peningkatan, telebih kasus covid-19 di Kabupaten Sukamara mengalami peningkatan.
Saat ini RSUD Sukamara menyediakan sebanyak 26 tempat tidur bagi pasien covid-19. Pasien yang dirawat disana hanya yang bergejala berat dan sedang
RSUD Sukamara menutup sejumlah pelayanan sementara waktu untuk sterilisasi ruangan setelah merawat pasien yang terkonfirmasi positif covid-19.
RSUD Sukamara akan menggandeng petugas fardu kifayah, agar dalam pemulasaraan jenazah diduga covid-19 bisa sesuai dengan agama.
Pasien ini?tidak dikuburkan di tempat pemakaman di wilayah Kabupaten Sukamara, tapi jenazah dimakamkan jauh dari permungkiman
Untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukamara mengkhususkan ambulan bagi pasien PDP atau ODP yang dirujuk ke Pangkalan Bun.?
RSUD Sukamara terus lakukan pesiapan untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi ditengah pandemi corona virua disesase atau covid-19, salah satunya membemtuk tim gerak cepat penanangan.
Barang yang telah dipesan dan dalam proses pengiriman ini?adalah coverall, masker, shoecover, penutup kepala, apron dan barang lainnya yang dibutuhkan
Direktur RSUD Sukamara, Dr Eflin Sianipar mengatakan, pihaknya terus melengkapi kebutuhan yang diperlukan dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Bupati Sukamara?Windu Subagio meminta agar RSUD Sukamara bisa segera menetapkan petugas kesehatan khusus yang menangani berkaitan dengan covid-19.
Dalam kunjungannya?bupati bersama Forkopimda meninjau langsung ruang isolasi yang disiapkan oleh pihak rumah sakit bagi pasien, dan lainnya
Semua yang tergabung dalam RSUD Sukamara mengambil perannya?dalam mengatasi permasalahan yang saat ini tengah dihadapi
Direktur RSUD Sukamara, dr Eflin Sianipar berharap, agar setiap warga yang diduga terpapar covid-19 untuk bisa bekerjasama dalam pemberian informasi diri.
RSUD Sukamara siap menangani pasien terduga covid-19 dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang tersedia.
RSUD Sukamara menerima sebanyak 10 Alat Pelindung Diri atau APD untuk menangani pasien yang diduga terpapar corona virus disease atau covid-19.