RSUD Sukamara Tiadakan Jam Besuk Pasien
Kebijakan menghilangkan jam besuk saat ini untuk menghindari dan pencegahan penyebaran wabah virus corona di lingkungan rumah sakit dan sekitarnya
Tag
Kebijakan menghilangkan jam besuk saat ini untuk menghindari dan pencegahan penyebaran wabah virus corona di lingkungan rumah sakit dan sekitarnya
Cara ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan sebagai bentuk pencegahan penyebaran penyakit
Ruang untuk penanganan pasien yang diduga mengalami gejala corona juga perlu dipersiapkan, karena setiap pasien yang akan dirujuk kerumah sakit rujukan harus mendapat persetujuan lebih dulu
Di instalasi gawat darurat pihak rumah sakit telah mempersiapkan pembinaan untuk pasien menunjukan gejala terjangkit virus corona
Direktur RSUD Sukamara Dr Eflin Sianipar mengatakan, nominal obat kedaluwarsa serta bahan habis pakai yang akan dimusnahkan mencapai Rp 861 juta.
RSUD Sukamara musnahkan obat rusak dan kedaluwarsa serta bahan habis pakai mencapai 2,6 ton.
RSUD Sukamara menggelar pemusnahan persediaan obat serta habis pakai yang rusak dan kadaluarsa serta bahan habis pakai pada Kamis, 24 Oktober 2019.
Rencana pembukaan layanan klinik cuci darah di RSUD Sukamara pada tahun 2020 mendatang dinilai terlalu cepat. Pasalnya, banyak proses yang harus dilakukan untuk bisa membuka layanan tersebut.
Bupati Sukamara, Windu Subagio mengharapkan ke depannya, RSUD bisa menyediakan layanan klinik cuci darah bagi warga yang membutuhkan.