Jasad Santri yang Terseret Arus Ditemukan
Jasad yang ditemukan di Kali Jangkuk adalah jenazah Samsul Irawan berdasarkan keterangan orang tua dan keluarga korban di rumah sakit
Tag
Jasad yang ditemukan di Kali Jangkuk adalah jenazah Samsul Irawan berdasarkan keterangan orang tua dan keluarga korban di rumah sakit
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengajak seluruh santri yang ada di kota setempau?agar semakin aktif terlibat dalam upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19.
Suasana haru pun juga mewarnai tradisi pedang pora di Polres Kobar saat pisah sambut pergantian Kapolres AKBP E Dharma B Ginting kepada AKBP Andi Kirana
Ratusan pelajar, santri, dan mahasiswa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)?yang akan berangkat untuk melanjutkan pembelajara di luar daerah, melakukan rapid test secara gratis dari pemerintah daerah, di Gedung Serbaguna Sampit, Senin, 22 Juni 2020.?
Pemkab Kotim?mengratiskan rapid test untuk para pelajar, santri, dan mahasiswa yang menuntut ilmu ke luar daerah.
Sebanyak 119 santri asal Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) akan melangsungkan perjalanan kembali menuju pondok pesantren di pulau jawa. Para santri ini pun bersyukur lantaran mendapat bantuan berupa rapid test gratis dari Pemkab Kobar.
Persyaratan yang diperlukan untuk mendapatkan layanan tersebut adalah membawa fotocopy kartu keluarga dan fotocopy kartu mahasiswa/pelajar/santri
Pemerintah Kobar telah mengambil kebijkan, untuk memberikan fasilitas yang maksimal pada generasi asal Kobar. Salah satunya kita berikan rapid test grastis ini
Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) telah menggaratiskan biaya Rapid Test bagi pelajar, mahasiswa, dan santri asal Kobar. Berikut alur pelayanannya:
Guna mempermudah para mahasiswa, pelajar, dan santri untuk mendapatkan surat keterangan bebas covid-19 dengan mengikuti rapid test, Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) membuka layanan rapid test gratis.
Sebanyak tiga?santri dan satu?orang baru datang dari daerah zona merah Covid-19 melakukan tes swab di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Rabu, 29 April 2020.
Apabila ada santri Temboro - Magetan, asal Pangkalan Bun yang kembali ke kampung halamannya, supaya segera menginformasikan ke puskesmas terdekat. Karena adanya pengumuman dari Kementerian Kesehatan Malaysia yang menyebut Magetan sebagai klaster baru penyebaran virus Corona.
Santri asal Lamandau yang baru mudik dari pondok pesantren di Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dijadwalkan mengikuti pengambilan sampel swab Jumat 24 April 2020 ini.?
Ada 10 santri yang telah menjalani rapid test. Sepuluh orang tersebut berasal dari Kecamatan Bulik dan Sematu Jaya
Santri asal Lamandau yang baru mudik dari pondok pesantren di Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengikuti rapid test corona, Rabu 22 April 2020 hari ini.?
Bupati Lamandau H Hendra Lesmana memastikan bahwa 12 santri asal Lamandau yang baru mudik dari salah satu pondok pesantren di Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, akan diminta mengikuti pengambilan sampel swab.?
Kementerian Luar Negeri telah membuka dialog dengan pemerintah Malaysia mengenai kasus 43 santri asal Malaysia yang terpapar Covid-19 di Pondok Pesantren?Temboro, Kabupaten Magetan. Komunikasi dilakukan melalui Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur.
Camat Bulik H Abdul Kohar menyebut bahwa 31 santri yang baru saja tiba dari Martapura, Kalimantan Selatan?pada Rabu 15 April pagi sekitar pukul 06.00 WIB?dalam kondisi sehat.
?Sebanyak 31 santri yang mondok di Martapura, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang baru saja tiba di Lamandau Rabu 15 April 2020 pagi, hampir seluruhnya merupakan warga Kota Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau.
Sebanyak 31 santri asal Kabupaten Lamandau yang baru tiba dari Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), langsung diarahkan menuju RSUD Lamandau untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan sebelum mereka diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing, Rabu 15 April 2020. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan standar operasional prosedur (SOP) penanganan Covid-19.