Pekan Depan Sekolah akan Dibuka Kembali untuk Belajar Tatap Muka
Rencana ini diungkapkan setelah dia?rapat dengan seluruh kepala sekolah dan merupakan aspirasi dari siswa dan orang tua
Tag
Rencana ini diungkapkan setelah dia?rapat dengan seluruh kepala sekolah dan merupakan aspirasi dari siswa dan orang tua
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin didampingi Wakilnya Umi Mastikah dan Kepala Dinas Pendidikan Akhmad Fauliansyah menyerahkan bantuan berupa laptop kepada perwakilan sekolah yang ada di kota setempat.
Saat ini belajar jarak jauh secara daring banyak dikeluhkan orang tua siswa dan mengalami kendala dalam pengawasan peserta didik
Dalam kunjungan ke Desa Telaga Pulang, Kecamatan Danau Sembuluh,?Wakil Bupati Seruyan Iswanti menyempatkan mengunjungi beberapa sekolah di desa setempat.
Pandemi virus corona (Covid-19) masih berdampak di berbagai sektor, salah satunya pendidikan. Lebih dari lima bulan kegiatan belajar di sekolah dilakukan secara online atau daring.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan pihaknya sedang melakukan kajian untuk mencoba membuka kembali sekolah dengan belajar tatap muka.
Ada sekitar 70 orang murid di wilayahnya. Meski setiap harj?dijemput bus, namun jarak sekolahnya sangt jauh
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah memberikan ketetapan terkait operasional sekolah. Seiring dengan transisi ke era new normal, setiap sekolah yang berada di zona kuning dan hijau untuk penyebaran?Covid-19?pun telah diperbolehkan untuk kembali dibuka.
Ketua DPRD Kabupaten Seruyan Zuli Eko Prasetyo yang juga Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Seruyan, meminta seluruh sekolah di Kabupaten Seruyan dapat menerapkan kurikulum??Pramuka dengan baik di setiap sekolah.
Polsek Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur menyediakan fasilitas Wifi gratis bagi anak sekolah.
Seluruh warga sekolah yang melaksanakan proses pembelajaran tatap muka wajib mentaati protokol kesehatan pencegahan covid-19.
Bupati Nurhidayah menegaskan bila tidak ada hal yang penting atau urgen, kedepan tidak ada lagi pungutan yang dilakukan oleh sekolah atau komite bagi orang tua murid.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Suwarno Muriyat melakukan Inspeksi Mendadak dan Pengawasan (Sidakwas) ke sejumlah sekolah dalam Kota Kuala Kapuas terkait dengan pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR).
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimntan Tengah memetakan sekolah yang sudah bisa dibuka khususnya di wilayah zona hijau.
Pemkab Kobar telah memberikan seragam gratis bagi peserta didik baru, tingkat SD dan SMP sederajat. Namun diakui, masih ada pihak sekolah yang menjual seragam, sehingga perlu adanya evaluasi program ini.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Akhmad Fauliansyah menjelaskan kewajiban sekolah sehubungan akan dimulainya tahun pelajaran 2020/2021 di tengah pandemi covid-19.
Menteri Pendidikan?Nadiem?Makarim mengatakan sebanyak 104 kabupaten/kota yang berada dalam zona hijau Covid-19 diperbolehkan membuka sekolah secara tatap muka. Namun, ia memastikan keputusan untuk membuka kembali sekolah atau tidak ada di tangan pemerintah daerah.
Kegiatan ini?selain dalam rangka HUT Kabupaten Sukamara juga difokuskan menjelang rencana pelaksanaan proses belajar mengajar yang akan dilaksanakan
Pemerintah telah menetapkan bahwa proses belajar mengajar boleh dijalankan, namun dengan berbagai persyaratan yang ekstra ketat. Sekolah harus menerapkan protokol kesehatan.
Menindaklanjuti adanya keluhan dadi orang tua murid baru, perihal pungutan sekolah,?Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kobas?meminta agar pihak sekolah hentikan berbagai pungutan.