Legislator Kalteng Dorong Pemerintah Kembangkan Sektor Pertanian dan Peternakan di Kalteng
Legislator Kalteng, H M Sriosako mendorong pemerintah baik provinsi maupun kabupaten agar mengembangkan sektor pertanian dan peternakan di Kalteng ini.
Tag
Legislator Kalteng, H M Sriosako mendorong pemerintah baik provinsi maupun kabupaten agar mengembangkan sektor pertanian dan peternakan di Kalteng ini.
Peningkatan investasi di sektor pertanian, terutama melalui penanaman modal asing (PMA), dinilai perlu untuk mendorong perbaikan ketahanan pangan di Indonesia, demikian penelitian Center for Indonesian Policy Studies (CIPS).
Fraksi Partai Golkar berpendapat perlu upaya penguatan kebijakan dalam bidang pertanian.
Sebagai evaluasi kinerja pembangunan yang hasilnya akan menjadi bahan bagi penyusunan rencana pembangunan daerah untuk periode berikutnya, Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa 6 april 2021 menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pelaksanaan Rencana Pembangunan Triwulan I Tahun Anggaran 2021.
Bupati Murung Raya Perdie M?Yoseph menginginkan sektor pertanian di Bumi Tana Malai Tolung Lingu terus terus didorong.
Legislator DPRD Kalteng, Sriosako mendorong pemerintah agar merealisasikan program bantuan di sektor pertanian pada tahun 2021 ini.
Rektor?IPB University?Prof Dr Arif Satria mengatakan sektor pertanian sebagai sumber pertumbuhan ekonomi nasional di Tanah Air pada hakikatnya dapat menjadi penyelamat ekonomi bangsa serta mewujudkan kedaulatan pangan.
Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Syahbana meminta pemerintah agar terus memperhatikan dan membangun sektor pertanian secara berkelanjutan. Hal itu karena sektor tersebut merupakan unggulan kedepanya yang bisa diandalkan pemerintah setempat.?
Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rinie A Gagah? terus mendorong? masyarakat untuk mengembangkan pertanian karena peluangnya dinilai masih sangat besar.
Anggota DPRD Gunung Mas Untung Jaya Bangas menyatakan pihaknya mendukung program prioritas pemerintah daerah yakni smart agro dalam hal meningkatkan sektor pertanian di daerah itu.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas mempunyai program prioritas disektor pertanian yang akan dikembangkan tahun 2020.
Ketua DPRD Barito Timur Nursulistio menyampaikan komitmennya untuk memberikan perhatian khusus dalam penganggaran bagi sektor pertanian. Hal itu demi mewujudkan daerah sebagai penyanggah logistik Ibu Kota Negara.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menargetkan program satu data untuk sektor pertanian bisa kelar pada 1 Desember 2019. Satu data pertanian tersebut nantinya akan langsung dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Bencana kabut asap yang terjadi di Kalteng selama akhir bulan Juli hingga September 2019 ini mempengaruhi banyak sektor kehidupan, salah satunya sektor pertanian tanaman perkebunan di Kalteng.
Hingga saat ini masih banyak lingkungan atau lahan di provinsi Kalteng yang potensinya belum dimaksimalkan.
Upaya ini disampaikan agar secara umum mengurangi ketergantungan Provinsi Kalteng memesan dan memasok cabai dari luar daerah.
Hal ini semakin membuat Provinsi Kalteng harus tergantung pada daerah lain untuk memasok ketersediaan bahan pokok.
Berbagai program dan kegiatan telah digulirkan dalam rangka mencapai swasembada pangan tersebut. Kementerian Pertanian telah menetapkan tujuh komoditi strategis untuk pengembangan pertanian yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, daging dan gula/tebu.
BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan lahan seluas 300 ribu hektare di tiga daerah untuk pertanian padi organik. Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengatakan,…