90 Siswa SMP di Kotim Tidak Lulus Berasal dari Kecamatan ini
Sebanyak 90 siswa jenjang sekolah menengah pertama (SMP) tahun ajaran 2023-2024 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dinyatakan tidak lulus.
Tag
Sebanyak 90 siswa jenjang sekolah menengah pertama (SMP) tahun ajaran 2023-2024 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dinyatakan tidak lulus.
Sebanyak 5.826 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun ajaran 2023-2024 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dinyatakan lulus.
Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur melaksanakan pembinaan komunitas belajar jenjang Sekolah Menengah Pertama atau SMP kepada kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di Tamiang Layang, Jumat, 27 Oktober 2023.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Muhamad Aswani mengatakan, sudah 7.508 siswa SMP sederajat tuntas mendapatkan vaksin Covid-19.
Sekolah di Kotawaringin Timur yang sudah melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) saat ini masih menunggu kebijakan terkait Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Salah satunya, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Mentaya Hilir Selatan.?
Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur melakukan pendataan status sekolah yang ada di daerah itu. Dari 108 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kotawaringin Timur, baru 77 yang terakreditasi.
Sebanyak 59 Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bersiap melaksanakan ujian sekolah, yang rencananya dimulai pada tanggal 19 April 2021.
Dalam mengakhiri tahun ajaran 2020/2021, maka dilaksanakan ujian sekolah tingkat SMP di Kabupaten Kapuas sejak tanggal 5 - 10 April 2021 mendatang.
Ujian Sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akan dilaksanakan besok, Senin, 29 Maret 2021.?
Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Palangka Raya sekarang punya pojok kekayaan intelektual untuk menjamin perlindungan hukum terhadap hasil karya siswa-siswi.? Dipastikan semua SMP di kota setempat mendapatkkan fasilitas tersebut.
Simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah akan dilakukan di SMPN 7, SMPN 10, SMPN 12, dan SMPN 31 Banjarmasin
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim*?sudah memperbolehkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat?untuk belajar tatap muka. Setidaknya ada 27 sekolah yang sudah mendapatkan izin dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19.?
Sekolah wajib mengatur agar siswa tidak berkerumun baik saat di sekolah, maupun saat penempatan di luar sekolah, sehingga harus diatur sedemikian baik
Verifikasi yang dilakukan sebagai upaya apakah sekolah sudah siapa melaksanakan belajar tatap muka atau tidak, sehingga yang belum siap akan diberikan waktu hingga 8 November 2020
Saat itu beberapa orang warga memang melihat korban bersama sejumlah temannya berenang di Sungai Mentaya tepatnya di sekitar dermaga PT Sampit
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukamara mengeluarkan surat edaran terkait proses pembelajaran secara tatap muka bagi pelajar SMP/MTs yang akan dimulai pada Senin, 10 Agustus 2020.
rat (Kobar)?meminta agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kobar, untuk membangun sekolah menengah pertama (SMP) di Desa Runtu Kecamatan Arut Selatan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Gunung Mas, Singong mengatakan, penerimaan siswa baru tingkat TK,? SD dan SMP menggunakan dua opsi pendaftaran,? yakni online dan manual.?
Penerimaan peserta didik daru (PPDB) SMP?di Kotim?mulai dilaksanakan 1 Juli 2020
Agar kegiatan bisa berjalan lancar, pihak sekolah telah melakukan simulasi ujian pada tanggal 2 Maret lalu, dan hampir seluruh sekolah malporkan kegiatan berhasil dilaksanakan