5 Tenaga Kesehatan RSUD Palangka Raya Positif Covid-19
Kepala Bidang Humas RSUD Palangka Raya, Hendra Panguntaun menyebutkan ada 5 orang tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut positif Covid-19.
Tag
Kepala Bidang Humas RSUD Palangka Raya, Hendra Panguntaun menyebutkan ada 5 orang tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut positif Covid-19.
Sebagai wujud andil dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang dilaksanakan tim Satgas Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Babinsa Karang Anyar melakukan pendampingan kepada tenaga kesehatan (Nakes) yang melakukan tracing.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul mengatakan provinsi setempat masih mengalami kekurangan tenaga kesehatan sehingga perlu dilakukan penambahan.
Selain penyiapan sarana dan prasarana kesehatan yang menjadi fokus Pemprov Kalteng dalam visi 2021-2026, pengembangan kualitas tenaga kesehatan (Nakes) juga tak lepas dari perhatian.
Bupati Barito?Timur di Provinsj?Kalimantan Tengah, Ampera AY Mebas menyatakan bahwa pihaknya sampai saat telah membiayai 47 orang menjadi dokter, agar pelayanan kesehatan di kabupaten ini terus mengalami peningkatan.
enaga kesehatan dan pendidikan menjadi salah satu ujung tombak dalam menjalankan setiap program pemerintah yang diberikan kepada masyarakat.
Bupati Gunung Mas (Gumas), Jaya S Monong mengapresiasi usaha dan kerja keras para tenaga kesehatan dalam mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat demi terwujudnya kekebalan kelompok.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Andjar Hari Purnomo menyebutkan saat ini tercatat 3.710 tenaga kesehatan (nakes) yang menerima vaksin dosis ketiga dengan vaksin jenis moderna.
Data Satgas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukan jumlah vaksinasi dosis pertama untuk tenaga kesehatan nakes masih mengalami penambahan sebanyak 14 orang, sehingga totalnya mencapai 24.784 orang.
Hingga sampai saat ini belum semua masyarakat Kalteng dapat menikmati pelayanan kesehatan secara memadai, khususnya yang berada di wilayah terpencil.
Sebanyak 3.074 orang atau 87,53 persen tenaga kesehatan di Kota Palangka Raya telah menerima suntikan vaksin covid-19 dosis ketiga atau booster menggunakan vaksin Moderna.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyalurkan insentif sebesar Rp6,4 triliun dalam periode Januari sampai September 2021 bagi tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan COVID-19.
Pemerintah menegaskan vaksin "booster" atau dosis ketiga hanya diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes) untuk memberikan perlindungan dalam menjalankan tugas di tengah pandemi COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara H Siswandoyo mengatakan bahwa realisasi insentif para tenaga kesehatan (Nakes) baru 40 persen pada Juni 2021.
Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran menyebutkan pascabanjir para tenaga kesehatan atau dokter yang dikerahkan kelokasi tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.
Legislator Kalteng, Sri Neni Trianawati meminta tenaga kesehatan yang menangani pasien covid-19 agar tetap semangat dalam menjalani tugasnya.
Anggota Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng mengatakan pembangunan rumah dinas Bupati Penajam Paser Utara senilai Rp34 miliar merupakan sebuah ironi ketika insentif tenaga kesehatan masih belum dibayarkan.
Kementerian Kesehatan meminta Pemerintah Daerah mematuhi Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) soal insentif bagi tenaga kesehatan yang menangani COVID-19.
Vaksin jenis Moderna mulai Disuntikan untuk tenaga kesehatan (Nakes) di Kota? Palangka Raya.
Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno mengatakan pemerintah perlu memperhatikan kesejahteraan tenaga kesehatan seperti perawat dan bidan khususnya di wilayah terpencil.