Kepala Disdik Kota Imbau Peserta Didik tidak Takut UNBK
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Sahdin Hasan mengajak peserta didik untuk semangat dalam mengikuti tahapan Ujian Nasional Berbasis Komputer.
Tag
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Sahdin Hasan mengajak peserta didik untuk semangat dalam mengikuti tahapan Ujian Nasional Berbasis Komputer.
Tidak lama lagi, tepatnya pada 22 April 2019, Ujian Nasional Berbasis Komputer tingkat sekolah menengah pertama sederajat akan digelar.
Sebanyak 1.098 siswa-siswi Madrasah Aliyah (MA) menjadi peserta dalam Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Kapuas yang dilaksanakan pada tanggal 1, 2, 4, dan 8 April 2019 serentak diseluruh Indonesia.
Komputer merupakan yang utama untuk melaksanakan ujian tersebut. Namun saat ini banyak sekolah di Kotim yang belum memiliki fasilitas tersebut secara memadai. Sehingga jika dipaksakan untuk melaksanakan, sangatlah sulit.
Tahun-tahun sebelumnya, kekurangan perangkat sempat menjadi kendala untuk melaksanakan UNBK di SMA Negeri 1 Kahayan Hilir ini.
Di Kotim sendiri hanya ada 35 sekolah yang melaksanakannya. Sedangkan 90 sekolah lainnya masih melaksanakan ujian nasional kertas dan pensil (UNKP).
Masalah listrik dan perangkat hingga saat ini berjalan normal, dan tidak ada pemadaman. Demikian juga dengan peralatan, semua terpenuhi dan sekolah tidak perlu meminjam peralatan untuk UNBK ke sekolah lain.
Dirinya berharap pelaksanaan yang berlangsung selama empat hari itu semuanya dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Kapolsek Katingan Kuala Ipda Bahrul Ilmi, Selasa (2/4/2019) menuturkan, pengamanan dilakukan sejak hari pertama UNBK Senin (1/4/2019) tadi.
Sebanyak 111 peserta didik Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sepang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun pelajaran 2018/2019.
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kahayan Hulu Utara (Kahut) menerapkan sistem semi online.
Saat ini siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat sedang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Sehingga tidak lama lagi mereka akan lulus selepas belajar di sekolah selama tiga tahun.
SMAN 1 Bulik menjadi satu dari 11 sekolah menengah atas di Kabupaten Lamandau yang menyelenggarakan UNBK secara mandiri. Namun, karena komputer yang tersedia hanya 80 unit, pelaksnaan UNBK dibagi menjadi tiga sesi per hari.
BORNEONEWS, Sampit - Saat ini pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kotim dilakukan dengan tiga sesi. Ini karena fasilitas komputer…
Jumlah peserta ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMA sederajat di Kabupaten Katingan sebanyak 1.261 siswa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SMA I Palangka Raya, M Ramli menyebut siswa di bawah binaannya saat ini sangat antusias menyabut Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA I Palangka Raya M Ramli memastikan, sekolah dia nahkodai siap menyabut Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019.
Sebanyak 521 siswa di SMA I Palangka Raya pagi ini mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin (1/4/2019).
Bupati Katingan Sakariyas dan Wakil Bupati Sunardi Litang mengunjungi sejumlah sekolah tingkat SMA sederajat guna memantau pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), Senin (1/4/2019).
Sebanyak 623 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) Kabupaten Lamandau mulai menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).