1.771 Siswa SMA di Kapuas Jadi Peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer
Sebanyak 1.771 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) se Kabupaten Kapuas menjadi peserta dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di hari pertama, Senin (1/4/2019).
Tag
Sebanyak 1.771 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) se Kabupaten Kapuas menjadi peserta dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di hari pertama, Senin (1/4/2019).
Dari 131 jumlah siswa SMAN 2 Dusun Selatan, lima orang di antaranya tidak mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Sebanyak 126 siswa SMAN 2 Dusun Selatan mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) berjalan lancar.
Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer di SMAO 1 Kurun, Kabupaten Gunung Mas, berlajan lancar dan tanpa kendala.
Salah satu poin yang dipantau, apakah pelaksanaan UNBK di Kabupaten Kobar sudah sesuai dengan Prosedur Operasi Standar (POS) UNBK yang telah ditentukan.
Satu siswa yang tidak bisa hadir karena memang menderita sakit sejak sebelum ujian
UNBK dilaksanakan selama empat hari. Tetapi memang jadwalnya tidak runtut setiap hari.
Pemantauan penting dilakukan agar memastikan seluruh peserta mengikuti ujian dengan baik dan lancar, baik dari segi teknis maupun kondisi prasarana telah memadai
Penggunaan sistem sesi ini hampir sama dengan UNBK untuk SMK yang telah dilaksankan beberapa waktu lalu
Komputer yang dimiliki sekolah hanya berjumlah 80 unit, sedangkan sisanya sebanyak 70 unit merupakan komputer dan laptop guru serta siswa SMAN 2 Palangka Raya
Selama 120 menit siswa diberikan waktu untuk mengerjakan 50 soal bahasa Indonesia yang diujikan pada hari pertama pelaksanaan UNBK tersebut
Pihak sekolah sudah melakukan mediasi dengan memanggil orang tua siswa dan membujuk untuk tetap ikut ujian, namun dari pihak keluarga tidak dapat meksa anak untuk tetap mengikuti ujian
Persiapan matang membuat pelaksanaan UNBK bisa berjalan dengan baik. Siswa dapat mengerjakan soal ujian tanpa ada kendala
Menggunakan perangkat komputer dan laptop 25 unit disetiap ruangan dengan total sekitar 150 unit keseluruhan dari enam buah ruangan ujian
Peralatan dan juga akses untuk pelaksanaan sudah disiapkan. Total komputer untuk pelaksanaan UNBK juga dipastikan aman
Siswa yang mengikuti ujian 225 siswa, terdiri dari 116 siswa jurusan IPA dan 109 siswa jurusan IPS
Dalam pelaksanaan UNBK menggunakan 100 komputer terbagi tiga ruang kelas, dengan jumlah 290 siswa tentunya perlu dibagi sesi dalam setiap hari
Saat ini hampir seluruh sekolah masih kekurangan komputer untuk melaksanakan UNBK, sehingga satu komputer harus digunakan untuk tiga siswa
Sesi pertama pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) mata pelajaran Bahasa Indonesia, di Kalimantan Tengah (Kalteng) berjalan aman dan lancar.
Berdasarkan pantauan di sekolah tersebut, pelaksanaan UNBK berlangsung tenang. Seluruh peserta serius menjawab soal ujian.