BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Spot foto 3D berbentuk pondok dan latar belakang persawahan di Stand Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada Kobar Expo 2018 ternyata menjadi salah satu lokasi favorit pengunjung untuk berfoto ria.
Koordinator Stand Dinas TPHP Endro Budi Utomo, Selasa (9/10/2018) sejak Kobar Expo dibuka oleh Bupati Kobar Nurhidayah 6 Oktober 2018, para pengunjung stan pameran TPHP tidak mau melewatkan untuk berfoto di spot foto pondok dengan latar belakang sawah tersebut.
"Kami tidak menyangka bahwa sebagian besar pengunjung di stan Dinas TPHP sangat rindu suasana persawahan. Hal ini terlihat dari besarnya minat pengunjung untuk dapat berswafoto di spot fot 3D yang menggambarkan pondok bambu tengah sawah," jelasnya.
Menurutnya, sebagian besar yang antusias berfoto ditempat tersebut adalah anak-anak muda yang notabene adalah generasi milenial
"Ini kami anggap adalah indikasi yang sangat bagus. Diawali dari rasa suka, mudah-mudahan harapan kita untuk menarik minat petani muda kembali turun ke sawah dapat tercapai dalam menunjang pembangunan menuju swasembada pangan di Kobar,” jelasnya.
--page
Menurutnya dalam gelaran Kobar Expo 2018 ini Dinas TPHP menampilkan tema swasembada pangan.
Berbagai jenis hasil komoditi pangan, hortikultura, perkebunan dan sarana alat dan mesin pertanian yaitu traktor sebagai penunjang peningkatan swasembada pangan di Kabupaten Kobar, juga ditampilkan pada stand pameran.
"Setiap hari Stand Dinas TPHP berhasil melakukan transaksi hasil komoditi pertaniannya rata-rata 1,3 juta rupiah. Ini belum termasuk transaksi penjualan kecambah kelapa sawit dari sebuah perusahaan kelapa sawit, karena kami tidak ikut terlibat secara langsung disana," jelasnya.
Ia mengatakan gelaran Kobar Expo 2018 ini selain memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus menjadi ajang promosi produk-produk yang dihasilkan dari kelompok tani maupun koperasi unit desa binaan Dinas TPHP.
"Selain itu Kobar Expo juga menjadi wadah informasi tentang keberhasilan pembangunan di Kobar, karena semua instansi pemerintah maupun perbankan juga ikut dalam kegiatan tersebut. Sekecil apapun transaksi yang terjadi di Stand Dinas TPHP, kami menganggap da promosi Dinas TPHP bisa dianggap berhasil,” pungkasnya. (YUDA/B-6)








