BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Berinto, menyampaikan laporan krusial dari Badan Anggaran (Banggar) dalam Rapat Paripurna Ke-9 Masa Persidangan III. Laporan tersebut menjadi dasar penting sebelum disepakatinya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2026 pada Senin, 24 November 2025.
Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Ardiansah dan dihadiri langsung oleh Bupati Kapuas M. Wiyatno serta Wakil Bupati Dodo tersebut, Berinto tampil mewakili Banggar untuk memaparkan hasil kerja dewan. Ia menegaskan bahwa kesepakatan yang dicapai hari ini bukanlah hasil kerja semalam, melainkan buah dari diskusi yang intensif.
Berinto menjelaskan bahwa ringkasan hasil pembahasan RAPBD 2026 yang diserahkan telah melalui tahapan proses yang panjang dan sangat komprehensif. Pihak legislatif menurutnya sangat berhati-hati dalam menelaah setiap pos anggaran yang diajukan untuk memastikan akuntabilitas dan efektivitas perencanaan keuangan daerah.
Lebih lanjut, politisi senior ini menuturkan bahwa pembahasan dilakukan secara mendalam dengan melibatkan seluruh perangkat daerah terkait.
"Hal ini dilakukan guna memastikan setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan prioritas masyarakat Kabupaten Kapuas," ujar Berinto dalam penyampaiannya.
Laporan Banggar yang disampaikan Berinto tersebut sejalan dengan postur anggaran yang kemudian dipaparkan, di mana Pendapatan Daerah ditargetkan lebih dari Rp2,024 triliun dan Belanja Daerah diproyeksikan mencapai Rp2,574 triliun. Kerja keras Banggar ini bertujuan agar defisit anggaran dapat ditutup secara seimbang melalui komponen penerimaan pembiayaan yang terukur.
Pasca penyampaian laporan oleh Berinto, seluruh fraksi pendukung dewan menyatakan dapat menerima dan menyetujui hasil kerja tersebut.
Persetujuan ini memuluskan langkah penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Pimpinan DPRD dan Bupati Kapuas, menandai sinergitas positif antara eksekutif dan legislatif dalam membangun daerah. (SABRIANOOR/y)









