BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebanyak 25 peserta mengikuti Pelatihan dan Penanaman Mangrove yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dislutkan di Desa Sungai Bundung, Kabupaten Sukamara. Kegiatan ini ditujukan bagi masyarakat pesisir.
Kepala Dislutkan Provinsi Kalteng Sri Widanarni mengatakan pelatihan tersebut menjadi langkah penting dalam mendorong edukasi dan aksi nyata pelestarian ekosistem mangrove di kawasan pesisir Sukamara.
“Selain itu, kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat berupa meningkatnya pengetahuan masyarakat serta menumbuhkan kepedulian terhadap pentingnya menjaga ekosistem mangrove untuk keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir,” ujar Sri Widanarni dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 10 Desember 2025.
Sri menambahkan bahwa pemerintah provinsi sangat mendukung kegiatan ini karena menjadi bagian dari strategi menjaga keseimbangan ekosistem pesisir laut.
Ia juga menegaskan bahwa mangrove memiliki fungsi penting sebagai pelindung pesisir, habitat biota laut, dan penopang keberlanjutan ekonomi masyarakat nelayan.
--page
Kegiatan ini turut melibatkan aparat Desa Sungai Bundung dan Tim Dislutkan Kalteng yang diwakili Bidang Kelautan dan Pesisir. (HERMAWAN DP/j)









