BORNEONEWS, Palangka Raya – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Katingan Tahun Anggaran 2025 mencatat capaian positif, dengan serapan anggaran di atas 94 persen.
Wakil Bupati Katingan, Firdaus, menyampaikan pendapatan daerah yang ditargetkan lebih dari Rp1,3 triliun terealisasi sebesar 94,46 persen. Sumber terbesar masih berasal dari dana transfer yang nilainya mencapai lebih dari Rp1,2 triliun.
“Pendapatan daerah menunjukkan capaian baik dengan dominasi dana transfer sebagai penyumbang utama,” kata Firdaus dalam rapat paripurna DPRD Katingan, Senin, 30 Maret 2026.
Selain itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi lebih dari Rp90 miliar, disusul lain-lain pendapatan sah sekitar Rp9 miliar.
Dari sisi belanja, anggaran yang ditetapkan lebih dari Rp1,4 triliun dengan realisasi mencapai sekitar 94,39 persen atau lebih dari Rp1,3 triliun.
Firdaus juga memaparkan kondisi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah yang berjumlah 6.421 orang hingga akhir 2025, dengan mayoritas berpendidikan sarjana.
Menurutnya, peningkatan kapasitas ASN terus dilakukan melalui program pendidikan dan pelatihan guna mendukung pelayanan publik yang lebih optimal.
“Peningkatan kapasitas ASN menjadi kunci dalam mendorong kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga melakukan pembenahan layanan air bersih melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dengan menunjuk Amory Handewa Jaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur.
Penunjukan tersebut berlaku selama tiga bulan sejak 9 Februari 2026, sebagai bagian dari evaluasi kinerja dan upaya peningkatan layanan.
Firdaus berharap kepemimpinan baru dapat mendorong perbaikan manajemen, meningkatkan kinerja, serta mengoptimalkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan internal terhadap seluruh program, termasuk sektor pelayanan publik seperti PDAM.









