BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Upaya memperkuat iklim investasi daerah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam kegiatan Implementasi dan Tindak Lanjut Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam, Kepulauan Riau, Jumat 17 April 2026.
Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi pemerintah kabupaten se-Indonesia untuk memperkuat sinergi dalam mempromosikan potensi unggulan daerah.
Selain itu, forum ini juga membahas langkah konkret dalam optimalisasi peran PPID sebagai pusat informasi dan promosi investasi yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh investor.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Seruyan menegaskan pentingnya inovasi dan kolaborasi antar daerah dalam menarik minat investor.
Menurutnya, keberadaan PPID harus mampu menjadi jembatan antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, khususnya dalam memberikan informasi yang jelas terkait peluang investasi.
“Melalui implementasi PPID yang optimal, kita harapkan potensi daerah seperti sektor perkebunan, perikanan, hingga pariwisata dapat lebih dikenal dan diminati oleh investor,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga membahas tindak lanjut konkret berupa strategi digitalisasi promosi investasi, peningkatan kualitas data potensi daerah, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan investasi.
Keikutsertaan Kabupaten Seruyan dalam forum ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan realisasi investasi di daerah, yang pada akhirnya akan membuka lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (FAHRUL/y)









