BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Musim Kemarau Tahun 2026 dalam rangka mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dirangkaai dengan pelantikan pengurus Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) digelar di Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta, Senin, 20 April 2026.
Rakornas dipimpin Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, serta diikuti kepala daerah dari berbagai kabupaten penghasil sawit di Indonesia.
Dalam arahannya, Menteri Pertanian menekankan pentingnya langkah antisipatif menghadapi musim kemarau 2026 untuk menjaga ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, kesiapsiagaan pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menjaga produktivitas pertanian di tengah tantangan perubahan iklim.
“Perubahan besar sedang terjadi. Industri otomotif kini bergerak menuju kendaraan listrik. Ini menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk menjadi pemain utama dunia,” ujarnya.
Selain fokus pada sektor pertanian, pemerintah juga melihat peluang besar pengembangan industri nasional, termasuk sektor otomotif dan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sebagai strategi memperkuat ekonomi di tengah krisis global.
Menteri Pertanian mengungkapkan, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, mendorong penyerapan tenaga kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran Bupati Seruyan dalam Rakornas ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mendukung kebijakan nasional, khususnya antisipasi musim kemarau, penguatan sektor pertanian, serta sinergi pengembangan industri dan investasi.
Melalui Rakornas ini, diharapkan terbangun koordinasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi perubahan iklim sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia. (FAHRUL/y)









