SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara – Dinas Kesehatan Kabupaten Sukamara menggencarkan sosialisasi Gerakan 3M Plus sebagai upaya memberantas sarang nyamuk dan mencegah penyebaran demam berdarah dengue.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sukamara Achmad Yani mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam memutus rantai penularan DBD.

“Masyarakat kami harapkan rutin memantau keberadaan jentik nyamuk di lingkungan tempat tinggal,” katanya di Sukamara, Sabtu, 25 Juli 2026.

Warga juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami demam tinggi atau gejala yang mengarah pada DBD.

Dinas Kesehatan bersama seluruh puskesmas terus melakukan edukasi, surveilans, dan pemantauan kasus untuk mencegah peningkatan jumlah penderita.

Gerakan 3M meliputi menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Sementara langkah tambahan atau Plus mencakup menanam tanaman pengusir nyamuk, memelihara ikan pemakan jentik, menggunakan perlindungan dari gigitan nyamuk, serta memperbaiki saluran air yang tersumbat.

Hingga Juli 2026, Dinas Kesehatan Sukamara mencatat sebanyak 31 kasus DBD.

Kasus terbanyak ditemukan di Kecamatan Balai Riam dengan 16 kasus, disusul Kecamatan Sukamara sebanyak 12 kasus.

Kecamatan Pantai Lunci mencatat dua kasus, sedangkan Kecamatan Permata Kecubung satu kasus.

Di Balai Riam, kasus DBD tercatat sebanyak dua kasus pada Februari, tiga pada Maret, empat pada April, dua pada Mei, dan lima pada Juni.

Kecamatan Sukamara mencatat masing-masing dua kasus pada Maret dan April, enam pada Mei, serta dua kasus pada Juni.

Sementara Pantai Lunci melaporkan masing-masing satu kasus pada Februari dan Juni. Satu kasus di Permata Kecubung tercatat pada April.

Achmad mengatakan peningkatan kasus sejak Maret hingga Juni menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk terus memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian.

Ia mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta melakukan pemeriksaan jentik secara rutin.

Pemberantasan sarang nyamuk yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu menekan risiko penularan dan mencegah bertambahnya kasus DBD di Kabupaten Sukamara.