AMBON –

BORNEONEWS, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya mendorong penguatan ekonomi daerah berbasis potensi lokal melalui pelaksanaan Murung Raya Expo 2026 yang berlangsung pada 7 hingga 17 Agustus 2026.

Kegiatan tahunan tersebut tidak hanya menjadi ruang promosi pembangunan daerah, tetapi juga dimanfaatkan untuk membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta industri kecil dan menengah (IKM).

Bupati Murung Raya Heriyus mengatakan, Mura Expo merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang mandiri dan berdaya saing.

”Murung Raya Expo ini bukan sekadar ajang seremonial atau pameran biasa, tapi merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam merealisasikan visi dan misi pembangunan daerah,” kata Heriyus di Puruk Cahu, Minggu, 9 Agustus 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.

Mura Expo juga diharapkan mampu mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Murung Raya.

Heriyus secara khusus meminta pelaku UMKM dan IKM memanfaatkan expo untuk memperluas jejaring usaha, meningkatkan kualitas produk hingga menggunakan teknologi digital dalam pemasaran.

“Pemerintah daerah akan terus berkomitmen memberikan pendampingan dan kemudahan akses bagi kemajuan usaha saudara-saudara,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat ikut meramaikan Mura Expo sekaligus memberikan dukungan terhadap produk-produk lokal.

Menurutnya, membeli produk lokal merupakan salah satu bentuk kontribusi masyarakat dalam menjaga perputaran ekonomi di Kabupaten Murung Raya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Murung Raya Roy Chahyadi mengatakan, Mura Expo 2026 diikuti sebanyak 52 peserta.

Peserta berasal dari instansi vertikal, perangkat daerah, organisasi, lembaga perbankan, perusahaan swasta hingga pelaku UMKM dan IKM.

”Murung Raya Expo sendiri dijadwalkan berlangsung dari tanggal 7 hingga 17 Agustus 2026 yang merupakan agenda tahunan sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung visi dan misi Murung Raya,” jelas Roy.

Berbagai kegiatan turut disiapkan selama pelaksanaan expo, mulai dari pameran pembangunan, pameran produk UMKM dan industri kecil, promosi investasi hingga pelayanan publik.

Selain itu, sejumlah perlombaan juga digelar dengan melibatkan organisasi olahraga seperti Perwasi, Opsi dan Orador.

Roy berharap Mura Expo dapat menjadi momentum bagi pelaku usaha lokal untuk semakin aktif mengembangkan produk dan memperluas pasar.

"Melalui ajang ini, pemerintah berharap seluruh UMKM lokal dapat terus berpartisipasi aktif dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap pelaksanaan Mura Expo 2026 dapat memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.