PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu – Kecamatan Seribu Riam kembali meraih gelar juara umum Festival Budaya Tira Tangka Balang (FBTTB) Kabupaten Murung Raya 2026 setelah mencatat prestasi pada sejumlah cabang perlombaan.

Keberhasilan tersebut membuat Seribu Riam mempertahankan gelar juara umum selama dua tahun berturut-turut. Pada FBTTB tahun sebelumnya, kecamatan yang berada di wilayah hulu Murung Raya itu juga keluar sebagai juara umum.

FBTTB 2026 berlangsung pada 4–8 Agustus 2026 dengan pusat kegiatan di Alun-Alun Jorih Jerah, Puruk Cahu.

Kontingen Seribu Riam berhasil meraih juara pertama lomba Mangenta. Prestasi serupa juga diraih pada cabang Habayang putra dan putri.

Pada cabang Besei Kambe putri, kontingen Seribu Riam juga berhasil menempati posisi pertama.

Selain itu, Seribu Riam meraih juara kedua Jajanan Tempo Dulu serta juara ketiga Sakepeng putri.

Capaian pada sejumlah cabang tersebut menjadi modal utama bagi Seribu Riam untuk kembali mempertahankan posisi sebagai juara umum FBTTB Murung Raya.

Camat Seribu Riam Niko Santoro mengapresiasi capaian kontingen yang mampu mempertahankan prestasi pada festival budaya tingkat kabupaten tersebut.

“Kami berharap prestasi ini dapat dipertahankan dan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi seni dan budaya yang ada di Kecamatan Seribu Riam,” kata Niko.

Menurutnya, keberhasilan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pencapaian dalam festival, tetapi menjadi dorongan untuk memperkuat pembinaan seni dan budaya di tengah masyarakat.

Keterlibatan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh adat, peserta hingga generasi muda dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi yang ada di Seribu Riam.

Berbagai cabang yang diikuti juga menunjukkan masih kuatnya partisipasi masyarakat dalam mempertahankan olahraga dan budaya tradisional.

Mulai dari Mangenta, Habayang, Besei Kambe, Sakepeng hingga Jajanan Tempo Dulu menjadi bagian dari kekayaan budaya yang terus diperkenalkan melalui FBTTB.

Keikutsertaan generasi muda dalam sejumlah cabang tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi agar tradisi lokal tidak terputus.

FBTTB sendiri menjadi salah satu agenda budaya Kabupaten Murung Raya yang mempertemukan kontingen dari berbagai kecamatan untuk menampilkan kemampuan pada seni, olahraga tradisional, kuliner dan berbagai unsur kebudayaan daerah.

Festival tersebut juga menjadi ruang bagi setiap kecamatan untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan potensi budaya yang dimiliki.

Dengan kembali menjadi juara umum pada 2026, Kecamatan Seribu Riam mencatatkan dua gelar juara umum FBTTB secara berturut-turut.

Pemerintah kecamatan berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi untuk memperkuat pembinaan peserta sekaligus menjaga keberlangsungan seni dan budaya lokal di Seribu Riam.

Penulis adalah seorang jurnalis warga, Ricky Nazriel merupakan putra asli Muara Joloi dan berprofesi sebagai guru di SMAN 1 Seribu Riam.