BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Sebuah mobil yang datang ke halaman SDN 1 Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, Senin, 5 Oktober 2026, langsung menarik perhatian para pelajar.
Bukan karena membawa makanan atau permainan. Mobil itu membawa sesuatu yang membuat anak-anak segera mendekat: buku.
Beragam koleksi bacaan tersusun di dalam mobil perpustakaan keliling milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Seruyan.
Satu per satu siswa memilih buku yang menarik perhatian mereka. Ada yang kemudian membaca sendiri, ada pula yang melihat-lihat koleksi bersama teman di lingkungan sekolah.
Untuk sesaat, halaman sekolah berubah menjadi ruang baca terbuka.
Buku-buku yang biasanya harus dicari di perpustakaan kini justru datang menghampiri para siswa.
Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Seruyan, Rusidah, mengatakan layanan tersebut memberi kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan lebih banyak pilihan bacaan.
“Layanan Mobil Perpustakaan Keliling memberikan kesempatan kepada para siswa untuk memilih, membaca, dan menikmati beragam koleksi buku secara langsung,” kata Rusidah.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan perpustakaan sekaligus layanan perpustakaan keliling yang rutin dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Seruyan.
Tidak hanya membawa buku, kedatangan tim juga menjadi bagian dari pembinaan pengelolaan dan penataan perpustakaan sekolah.
Pembinaan tersebut diharapkan membuat perpustakaan sekolah semakin baik, sehingga tidak sekadar menjadi tempat menyimpan buku tetapi juga ruang yang membuat anak-anak nyaman untuk membaca dan belajar.
Bagi para siswa SDN 1 Sungai Undang, kehadiran mobil perpustakaan memberikan pengalaman berbeda.
Mereka tidak harus meninggalkan lingkungan sekolah untuk menemukan bacaan baru. Pilihan buku itu datang langsung di depan mereka.
Hal sederhana tersebut menjadi salah satu cara mendekatkan buku dengan anak-anak sejak usia sekolah dasar.
Rusidah berharap kegiatan semacam ini dapat membuat ketertarikan terhadap buku tumbuh secara alami.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan minat dan budaya baca di kalangan peserta didik,” pungkasnya.
Mobil perpustakaan itu nantinya mungkin kembali melanjutkan perjalanan menuju sekolah lain.
Namun bagi anak-anak yang hari itu sempat memilih, membuka dan membaca buku dari rak berjalan tersebut, kedatangannya meninggalkan satu pesan sederhana: membaca bisa dimulai dari rasa penasaran. (FAHRUL/j)









