BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan terjadi di kawasan Sei Kayu, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Rabu malam, 7 Oktober 2026.
Kebakaran dilaporkan mulai diketahui warga yang melintas di kawasan tersebut. Informasi mengenai kejadian itu kemudian diteruskan ke jejaring relawan sekitar pukul 18.33 WIB.
Dari laporan yang diterima, kobaran api terlihat membakar area lahan yang cukup luas. Kondisi tersebut tampak dari pijaran merah yang menyebar di kawasan yang terbakar saat malam hari.
Lokasi kebakaran dilaporkan tidak berada di sekitar permukiman warga. Namun, titik api berada sekitar 250 meter dari bangunan SMK Bifahmiddin sehingga keberadaan api tetap menjadi perhatian.
Warga yang menyampaikan informasi menyebutkan, akses menuju lokasi kebakaran dapat ditempuh melalui jalur di samping Kantor Bupati Kapuas. Meski demikian, jarak dari jalur masuk menuju titik kebakaran disebut cukup jauh.
"Untuk jalur masuknya bisa melewati samping Kantor Bupati, cukup jauh akses masuk ke dalamnya," ungkap warga yang memberikan informasi terkait kondisi lokasi.
Hingga Rabu malam, upaya pemadaman masih dilakukan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas. Kondisi terakhir di lokasi masih dalam penanganan.
Belum diketahui secara pasti bagaimana kondisi akses darat menuju titik api maupun ketersediaan sumber air di sekitar lokasi. Dua faktor tersebut menjadi bagian penting dalam proses penanganan, terutama jika titik kebakaran berada cukup jauh dari jalur utama.
Sementara luas lahan yang terdampak belum diketahui. Informasi mengenai perkembangan pemadaman masih menunggu laporan lebih lanjut dari pihak yang berada di lapangan. (SABRIANOOR/Y)









