BORNEONEWS, Kuala Kurun - Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas) Efrensia L.P Umbing berharap para calon kepala desa (kades) yang nantinya mendaftar dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang II tahun 2027 memiliki visi dan misi yang jelas untuk membangun desanya.
Menurut Efrensia, visi dan misi penting dimiliki setiap calon kades agar ketika terpilih nantinya dapat menjalankan program pembangunan secara terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Adanya visi misi calon kades itu perlu. Jangan sampai setelah terpilih, kades bingung akan berbuat apa dan bingung desanya mau dibangun seperti apa," ujar Efrensia, Kamis, 8 Oktober 2026.
Ia mengatakan, seorang kades juga perlu memahami potensi serta sumber daya yang tersedia di wilayahnya.
Potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi berbagai kegiatan produktif yang mampu meningkatkan perekonomian dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa.
Misalnya, desa dapat mengembangkan perkebunan sayuran yang disesuaikan dengan kondisi tanah, peternakan, maupun budidaya ikan air tawar.
Menurutnya, berbagai kegiatan tersebut dapat menjadi alternatif mata pencaharian masyarakat sekaligus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
"Kades perlu memikirkan mata pencaharian yang baik untuk lingkungan, jangan asal. Kalau lingkungan tidak dikelola dengan baik, nanti masyarakat yang bisa kena dampak buruknya seperti banjir atau tanah longsor," ucap Efrensia.
Oleh karena itu, Efrensia berharap panitia Pilkades serentak dapat melaksanakan seluruh tahapan pencalonan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.
Setiap masyarakat yang memenuhi persyaratan juga diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses pencalonan.
"Semoga pemilihan kepala desa serentak gelombang II tahun 2027 di Kabupaten Gunung Mas dapat berjalan aman, tertib, transparan, demokratis dan dapat dipertanggungjawabkan," tukasnya.
Untuk diketahui, akan ada 59 desa dari 114 desa yang tersebar di 12 Kecamatan di Kabupaten Gunung Mas yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa serentak gelombang II tahun 2027. (RISKA YULYANA/H)









